Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Keracunan MBG di SMKN 4 Pati: Sampel Makanan Sudah Dikirim ke Semarang untuk Diperiksa, Pemkab Nunggu Hasil

Abdul Rochim • Senin, 9 Februari 2026 | 20:16 WIB
Sejumlah siswa SMKN 4 Pati dirawat di RS KSH usai diduga keracunan MBG, Senin (9/2).
Sejumlah siswa SMKN 4 Pati dirawat di RS KSH usai diduga keracunan MBG, Senin (9/2).

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati langsung mengambil langkah cepat menyusul dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa puluhan siswa SMK Negeri 4 Pati, Senin (9/2/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turun langsung menjenguk para siswa yang tengah menjalani perawatan medis.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan optimal sekaligus memantau proses observasi yang sedang berlangsung di rumah sakit.

Dari hasil pemantauan sementara, kondisi para siswa dilaporkan berangsur membaik.

Risma Ardhi Chandra menjelaskan, menu MBG yang dikonsumsi para siswa dipasok oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rendole yang dikelola Yayasan Patriot Bangsa.

SPPG tersebut merupakan unit percontohan pertama di Kabupaten Pati dan selama ini dikenal telah menerapkan prosedur operasional standar (SOP).

Ia menyebut, SPPG Rendole ini menjadi percontohan di Pati dan selama ini menjalankan SOP. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

"Sampel makanan sudah dikirim ke Semarang. Menunya berupa ayam, tahu, dan sayuran. Penyebab pastinya masih ditelusuri,” terang Chandra.

Ia menyebutkan, keluhan yang dialami para siswa meliputi mual, pusing, hingga muntah.

Dari total 22 siswa yang terdampak, sebagian besar sudah menunjukkan perbaikan kondisi, meski beberapa masih merasakan keluhan ringan.

Seluruhnya masih berada dalam pengawasan tenaga medis di RS Keluarga Sehat (KSH) Pati.

“Sebagian besar sudah membaik, meski masih ada yang mengeluh pusing dan mual. Semua siswa dalam kondisi terkontrol,” ujarnya.

Lebih lanjut, Chandra menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pati bertanggung jawab penuh atas penanganan para siswa, termasuk pembiayaan perawatan.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan evaluasi menyeluruh dan memperketat kembali penerapan SOP di seluruh SPPG se-Kabupaten Pati.

“Pembiayaan perawatan kami tanggung. Kami juga sudah berkoordinasi agar SOP di semua SPPG diperketat demi mencegah kejadian serupa terulang,” tandasnya. (him)

Editor : Abdul Rochim
#keracunan MBG rawat inap #siswa SMKN 4 Pati keracunan MBG #Ketua Satgas MBG Kabupaten Pati Risma Ardhi Chandra #SMKN 4 Pati #Satgas MBG Kabupaten Pati #keluhan keracunan MBG mual muntah pusing #keracunan MBG di Pati