Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Jalan Pantura Rusak dan Bikin Macet, Warga Pati Berharap Begini pada Pemerintah

Abdul Rochim • Rabu, 14 Januari 2026 | 20:38 WIB

 

Sebuah truk melintas di depan lubang besar di Jalur Pantura Pati – Juwana di depan TL Widorokandang. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR PATI)
Sebuah truk melintas di depan lubang besar di Jalur Pantura Pati – Juwana di depan TL Widorokandang. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR PATI)

PATI – Kondisi Jalur Pantura Pati – Juwana sangat memprihatinkan saat ini. Hal ini karena sebagian titik jalan digenangi banjir dan mengakibatkan kemacetan panjang.

Hal ini seperti yang terlihat di Jalur Pantura Pati–Juwana tepatnya di Traffic Light (TL) Desa Widorokandang.

Pada sore hari ini tampak antrian panjang kendaraan truk besar mengular sepanjang 1 kilometeran masuk di Jalan Lingkar.

Sementara di Jalur Pantura kendaraan hanya bisa berjalan pelan karena di sejumlah titik tergenang banjir, serta banyak jalan yang berlubang cukup dalam. Hal ini membuat seluruh badan jalan tidak bisa dilalui kendaraan.

Naufal, salah seorang pengguna jalan yang melintas berharap ada solusi jangka panjang dari pemerintah agar kondisi seperti ini tidak terus berulang setiap tahun.

“Kondisi arus lalu lintas padat merayap, jalan lingkar ke arah timur macet sampai 1 kilometer lebih, ini ada genangan air, jalanan juga berlubang. Kondisinya padat merayap infonya kondisi seperti ini sampai Juwana,” jelas Naufal.

Lebih lanjut Naufal mengaku, setiap tahun saat hujan turun dengan intensitas tinggi memang selalu membuat Jalur Pantura Pati banjir dan macet.

“Dari pemerintah harus ada solusi jangka panjang, Pantura Pati kondisinya seperti ini setiap tahun saat hujan dengan intensitas tinggi, kasihan sopir – sopir di jalan ini,” paparnya.

Diketahui beberapa titik banjir selain di TL Widorokandang, biasanya juga terjadi di Jalur Pantura Juwana – Batangan tepatnya di Desa Ketitangwetan. Hal ini akibat luapan Sungai Widodaren yang meluber ke jalanan.

Hari ini kondisi lalu lintas padat merayap terjadi seharian penuh, laporan yang diterima Jawa Pos Radar Kudus, kepadatan lalu lintas terjadi sejak pukul 09.00 hingga pukul 16.00 diperkirakan akan berlangsung lama.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menjelaskan, dari hasil pantauannya menunjukkan genangan air terjadi akibat curah hujan tinggi yang dipicu cuaca ekstrem serta luapan Sungai Silunggonggo.

Air menutup sebagian badan jalan dan memperparah kondisi infrastruktur, terutama munculnya lubang-lubang jalan yang tidak terlihat oleh pengendara.

 “Salah satu penyebab utama perlambatan kendaraan adalah banyaknya lubang jalan yang tertutup air akibat banjir. Ini sangat berisiko, terutama bagi kendaraan besar,” tegas Kapolresta Pati.

Arus lalu lintas di kawasan TL Widorokandang didominasi kendaraan besar, khususnya truk bermuatan berat yang melintas di jalur logistik Pantura.

Kondisi tersebut membuat kendaraan harus bergerak ekstra pelan untuk menghindari kerusakan maupun kecelakaan lalu lintas.

“Dominasi truk besar membuat kami harus lebih ekstra dalam pengaturan, karena jika terjadi satu insiden saja, dampaknya bisa langsung panjang ke belakang,” kata Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Dalam pengamanan tersebut, Kapolresta Pati memastikan personel lalu lintas telah disiagakan di titik-titik rawan untuk melakukan pengaturan, penguraian antrean, serta antisipasi kemacetan berkepanjangan.

“Kami sudah instruksikan anggota untuk siaga penuh, mengatur arus secara situasional, dan melakukan rekayasa lalu lintas bila diperlukan,” jelasnya. (aua)

Editor : Abdul Rochim
#jalan pantura Pati rusak