PATI- Lapak Seni digelar kembali di Eks Kawedanan Juwana.
Acara ini menampilkan pertunjukan dan karya seniman lokal.
Lapak Seni merupakan acara yang diselenggarakan oleh komunitas Cah Juwono Pluralitas.
Kegiatan ini menampilkan berbagai pertunjukan seni seperti tari, musik, theater, pantomim, dan pameran seni rupa.
Acara berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 17–19 Juli 2025.
Awalnya, acara ini bernama Juwana Art Festival yang diadakan sejak tahun 2008 hingga 2010.
Saat itu, acara berlangsung selama satu bulan penuh.
Seiring waktu, konsep acara disederhanakan dan diubah menjadi Lapak Seni.
Kini acara tersebut dilaksanakan selama tiga hari saja.
Kegiatan ini rutin diadakan dua kali setahun, yaitu setiap bulan Sya’ban dan Muharram (Suro).
Pengunjungnya beragam, dari anak-anak sampai orang dewasa.
Mereka bisa mampir ke lapak-lapak menarik seperti nail art, jajanan, dan sablon cukil.
Uniknya, di lapak sablon cukil, pengunjung bisa nyablon kaos gratis asal bawa kaos sendiri.
Koordinator acara, Anang, menjelaskan Lapak Seni bersifat terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.
“Kita membuka untuk umum, jadi siapa saja boleh mendaftarkan diri untuk tampil. Kalau anak-anak pelajar itu baru kita yang mengundang,” jelasnya.
Seluruh pendanaan acara ini berasal dari iuran anggota komunitas dan hasil penjualan kaos.
“Acara ini tidak disponsori siapa pun, murni dari iuran kami selama enam bulan. Untuk menutupi kekurangan biaya, kami juga menjual kaos. Kemarin ada sekitar 300 hingga 500 kaos yang kami produksi,” jelas Anang.
Pada malam puncak Lapak Seni akan dimeriahkan oleh penampilan teater Minatani dari Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban.
“Mereka memang sedang dalam tur pertunjukan, dan kebetulan dekat dengan sini, jadi kami sangat senang bisa menyambut mereka,” ujar Anang.
Panitia berharap, dengan acara ini anak-anak muda khususnya di Juwana bisa lebih mengenal, dan ikut melestarikan budaya Jawa. (nana)
Editor : Syaiful Amri