Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

500 an Guru Sekolah Dasar (SD) di Pati Dimutasi, Ini Penyebabnya

Andre Faidhil Falah • Rabu, 9 Juli 2025 | 23:42 WIB
MENGAJAR: Seorang Guru Sedang Mengajar Pelajaran TIK di Sekolah
MENGAJAR: Seorang Guru Sedang Mengajar Pelajaran TIK di Sekolah

PATI - Pemkab Pati berencana melakukan penggabungan terhadap ratusan Sekolah Dasar (SD) mulai tahun ajaran 2025/2026.

Sebanyak 136 sekolah digabung menjadi 66.

500-an guru pun dimutasi.

Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar di sekolah.

Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten hingga saat ini masih proses regrouping akan dimulai pada bulan Juli 2025, bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru.

Plt Kepala Disdikbud Pati, Andrik Sulaksono mengatakan, semua Surat Keputusan (SK) terkait penggabungan sekolah sudah diterbitkan dan tinggal dilakukan penyesuaian di lapangan.

“SK-nya sudah keluar, sekarang tinggal penyesuaian saja,” ujarnya.

Dalam tahap awal, sebanyak 137 sekolah akan digabungkan menjadi 66 sekolah.

Artinya, ada sejumlah satuan pendidikan yang dilebur menjadi satu untuk efisiensi dan pemerataan mutu pendidikan.

“Jadi, dari 137 sekolah akan menjadi 66 sekolah,” jelas Andrik.

Penggabungan sekolah ini juga diikuti dengan mutasi guru, terutama untuk menjawab tantangan kekurangan tenaga pengajar di sejumlah sekolah.

Disdikbud mencatat, sekitar 500 guru akan terkena mutasi sebagai bagian dari kebijakan ini.

“Mutasi ini juga untuk menjawab kebutuhan guru, karena masih banyak sekolah yang kekurangan,” lanjutnya.

Tak hanya guru berstatus pegawai tetap, Andrik menegaskan pihaknya akan berusaha mengakomodasi guru tidak tetap (GTT) yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) agar tetap mendapat penempatan.

Dia menyebut proses regrouping ini tidak berhenti di tahun 2025.

Disdikbud merencanakan tahap kedua pada tahun 2026, dengan memetakan kembali sekolah-sekolah yang dinilai memungkinkan untuk digabung berdasarkan kondisi terkini dan ketersediaan tenaga pendidik.

“Tahap dua masih kami kaji. Kami akan sesuaikan dengan kondisi dan ketersediaan guru,” pungkasnya. (adr/amr)

Editor : Syaiful Amri
#mutasi guru #Bupati Pati Sudewo #pati #sekolah dasar #regrouping