Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Komisi D DPRD Pati Minta Fasilitas Puskemas Ditingkatkan, Ini Penyebabnya

Andre Faidhil Falah • Sabtu, 12 April 2025 | 17:28 WIB

 

DISATRONI: Ketua Komisi D DPRD Pati Teguh Bandang mendatangi Puskesmas Winong 1 kemarin pagi (11/4/2025). (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)
DISATRONI: Ketua Komisi D DPRD Pati Teguh Bandang mendatangi Puskesmas Winong 1 kemarin pagi (11/4/2025). (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR KUDUS)

 

 

 

PATI - Komisi D DPRD Pati melakukan inspeksi mendadak ke Puskesmas Winong 1 guna meninjau langsung kualitas layanan kesehatan di wilayah tenggara Pati.

Setelah dicek, ada beberapa fasilitas yang perlu ditingkatkan.

Sidak yang berlangsung pada Jumat (11/4). Ketua Komisi D, Teguh Bandang Waluyo, mengapresiasi kinerja pelayanan puskesmas.

Namun ia juga menyoroti keterbatasan sarana dan prasarana.

Menurut Bandang, meski pelayanan berjalan cukup baik, Puskesmas Winong 1 belum memiliki fasilitas rawat inap, padahal kebutuhan masyarakat terhadap layanan tersebut cukup tinggi.

“Secara umum pelayanannya sudah baik, tetapi fasilitasnya masih minim. Salah satu persoalan utama adalah belum tersedianya ruang rawat inap,” jelasnya.

Ia menilai, pembangunan ruang rawat inap sangat penting untuk mempermudah akses layanan kesehatan, terutama bagi warga sekitar yang selama ini harus menempuh perjalanan cukup jauh ke rumah sakit.

Baca Juga: Bayaran Kecil, Puluhan Guru PAUD Pati Ngadu ke Komisi D DPRD

Namun, pembangunan tersebut belum bisa direalisasikan karena status tanah puskesmas yang masih menjadi milik desa, bukan aset Pemkab.

“Kami akan mendorong agar status lahan segera dialihkan ke Pemkab. Jika sudah menjadi milik pemerintah daerah, maka pembangunan gedung bertingkat bisa segera dilaksanakan,” tambah Bandang.

Pihaknya menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan peralihan status tanah serta penganggaran pembangunan fasilitas tambahan bagi Puskesmas Winong 1.

“Kami berharap pemerintah kabupaten segera menyelesaikan persoalan ini, agar peningkatan layanan kesehatan di Winong bisa segera terwujud,” tandasnya.

Pihak Puskesmas menyambut positif langkah ini dan berharap dukungan penuh dari Pemkab agar puskesmas ke depan bisa menyediakan layanan yang lebih lengkap dan representatif bagi masyarakat.

Sebelumnya, pihaknya juga sidak ke Puskesmas Juwana untuk mengevaluasi langsung kualitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Dalam sidak yang berlangsung Kamis (10/4) pagi, Bandang menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja manajemen dan staf puskesmas yang dinilai telah memberikan layanan optimal bagi masyarakat.

“Saya cukup kaget, karena hingga siang sudah ada lebih dari seratus pendaftar. Ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat percaya terhadap pelayanan Puskesmas Juwana. Pelayanan bersih, dokter lengkap, obat tersedia, dan ruang pasien juga memadai,” ungkap Bandang.

Ia menambahkan, meski jumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Juwana belum mencapai 90 orang, manajemen pelayanan yang baik mampu menutup kekurangan tersebut dan tetap memberikan pelayanan yang maksimal.

Sebagai satu-satunya puskesmas yang melayani 29 desa di wilayah Juwana, Bandang mendorong agar kualitas pelayanan terus ditingkatkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi.

“Kami memberikan masukan agar pelayanan tetap ditingkatkan, karena ini fasilitas vital bagi 29 desa. Kemarin bahkan hampir 200 pasien dilayani, dan semuanya tertangani dengan baik,” ujarnya. (adr)

 

Editor : Achmad Ulil Albab
#SIDAK PUSKESMAS #kinerja #komisi d dprd pati #tingkatkan fasilitas kesehatan #Akses Layanan Kesehatan #rawat inap #winong pati #teguh bandang waluyo