Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Harga Sembako di Pati Merangkak Naik Jelang Lebaran, Ini Daftarnya

Achmad Ulil Albab • Minggu, 23 Maret 2025 | 20:09 WIB
Pedagang di Pasar Rogowongso Pati menunjukkan produk cabai merah yang dijual. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
Pedagang di Pasar Rogowongso Pati menunjukkan produk cabai merah yang dijual. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

 

 

PATI - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok masyarakat terus merangkak naik jelang lebaran.

Setidaknya ada tiga komiditas yang mengalami kenaikan harganya. Ketiganya adalah cabai, bawang dan telur

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati Koeswantoro menjelaskan, kebutuhan pokok yang harganya mengalami kenaikan adalah cabai, bawang dan telur. Namun, kenaikan bahan pokok itu tidak terlalu signifikan.

"Menjelang lebaran ini memang ada kenaikan pada sejumlah bahan kebutuhan pokok masyarakat, misalnya cabai, bawang dan telur. Namun kenaikan ini masih wajar," papar Koeswantoro.

Data yang dihimpun dari Disdagperin Kabupaten Pati selama dua hari terkahir, ada dua jenis bawang harganya naik dibandingkan sehari sebelumnya.

Yakni bawang putih kating dan bawang putih chouw.

Harga bawang putih jenis kating naik Rp 1.000 per kilogramnya. Dari sebelumnya Rp 44 ribu menjadi Rp 45 ribu.

Sedangkan untuk bawang putih jenis chouw naik Rp 2.000 per kilogram. Dari sebelumnya Rp 42 ribu menjadi Rp 44 ribu.

Kemudian harga cabai, lanjut Koeswantoro juga mengalami kenaikan. Untuk harga cabai rawit merah naik menjadi Rp 95 ribu. Sebelumnya di harga Rp 94 ribu.

Lalu, Harga cabai merah keriting naik Rp 2 ribu. Yang awalnya Rp 38 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

Sementara harga telur ayam ras naik menjadi Rp 28 ribu. Sebelumnya harga telur Rp 27 ribu.

Lebih lanjut pihaknya menilai bahwa kenaikan harga bahan pokok tersebut disebabkan tidak adanya stok di tingkat lokal. Dengan begitu, perlu mendatang dari luar daerah.

”Karena kita harus datangkan stok dari luar daerah. Karenanya otomatis ada tambahan biaya untuk akomodasi. Jadi cukup berpengaruh ke harganya,” paparnya. (aua)

Editor : Achmad Ulil Albab
#cabai #cabai merah #bawang merah #kebutuhan pokok #kenaikan harga #pasar #jelang lebaran #disdagperin