Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Beberapa Bulan CFD di Pati Tak Terlaksana, Ternyata Ini Alasannya

Andre Faidhil Falah • Senin, 16 Desember 2024 | 16:39 WIB
LEWAT: Pengguna jalan melintasi Alun-alun Simpang Lima Pati akhir pekan lalu. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR PATI)
LEWAT: Pengguna jalan melintasi Alun-alun Simpang Lima Pati akhir pekan lalu. (ANDRE FAIDHIL FALAH/RADAR PATI)

PATI, RadarPati.ID – Kegiatan car free day (CFD) di Alun-alun Simpang Lima Pati telah absen selama beberapa bulan terakhir.

Rencananya, tahun depan baru diadakan lagi.

Hal ini terjadi karena tidak adanya anggaran yang tersedia untuk mendukung acara bebas kendaraan tersebut.

Biasanya, CFD digelar dua pekan sekali setiap bulan, namun belakangan acara ini tidak lagi terlihat.

“Beberapa minggu ini Alun-alun sepi. Kenapa ya, Mas? Kok nggak ada acara CFD,” ungkap Dean, salah satu warga Pati.

Dean mengungkapkan bahwa CFD memiliki peran penting, terutama bagi para pedagang yang biasanya meraup keuntungan lebih saat acara berlangsung.

“Sebagai pedagang, CFD itu bagus karena ramai. Banyak orang berkumpul, jadi dagangan lebih laris. Saya sendiri juga sering ke sana buat kulineran,” tuturnya.

Selain menjadi ajang kuliner dan berkumpul, Dean juga menilai CFD sebagai daya tarik sosial yang unik.

Ia bahkan sering memanfaatkan momen tersebut untuk bertemu dengan teman-temannya dan bercanda, “CFD itu ramai, Mas. Banyak cewek-cewek dan anak-anak kecil juga. Jadi seru.”

Pemerintah setempat berencana menggelar kembali CFD mulai Januari 2025. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo, memastikan bahwa anggaran untuk acara ini telah dialokasikan.

“CFD akan dimulai kembali pada Januari 2025. Sebelumnya kegiatan ini dihentikan karena tidak ada anggaran untuk petugas jaga, tapi sekarang anggarannya sudah tersedia,” jelas Tulus.

Ia juga menambahkan bahwa CFD diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang terbuka untuk olahraga, rekreasi, dan tempat berkumpul yang sehat di tengah kota.

Selain itu, acara ini juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan mereka.

“Kami ingin CFD menjadi sarana rekreasi, olahraga, dan ruang terbuka yang nyaman. Selain itu, kami juga berharap UMKM di Pati bisa semakin hidup dengan adanya acara ini,” jelasnya.

Tulus mengimbau masyarakat untuk tidak membawa kendaraan bermotor saat menghadiri CFD.

Langkah ini dilakukan demi menciptakan suasana pagi yang lebih segar dan mengurangi polusi udara di kota.

“CFD ini juga bertujuan untuk mengurangi polusi. Jadi, sebisa mungkin jangan pakai kendaraan bermotor kalau jaraknya tidak terlalu jauh,” pungkasnya. (adr/him)

Editor : Abdul Rochim
#cfd #pati #Alun alun #anggaran