CLUWAK, RADARPATI.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pati terus mendorong berbagai elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kecurangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pati.
Tak terkecuali kaum muda, Generasi Z (Gen Z) turut dilibatkan dalam pengawasan proses Pilkada Pati.
Bawaslu Pati menginstruksikan seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk merangkul Gen Z agar berpartisipasi dalam pengawasan Pilkada Pati 2024.
Seperti yang dilakukan oleh Panwascam Cluwak yang menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif (Soswatif) gelombang kedua. Acara ini menargetkan pemilih pemula, pelajar, tenaga pendidik, pemilih perempuan, serta pemilih disabilitas.
"Harapannya, masyarakat secara umum dapat turut serta mengawasi jalannya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati," ujar Syafiq Wardani, Ketua Panwascam Cluwak.
Lebih lanjut pihaknya menjelaskan bahwa program Soswatif ini diinisiasi oleh Bawaslu melalui Panwascam dengan tujuan memberikan pendidikan pengawasan kepada masyarakat umum.
Dengan demikian, diharapkan seluruh masyarakat dapat berpartisipasi dalam mengawasi proses pemilu.
Dalam acara tersebut, sebanyak 50 orang hadir, dan beberapa narasumber menyampaikan peran penting pengawasan masyarakat.
Para narasumber antara lain Paidi dari Pemerintah Kecamatan Cluwak dan Abdul Rosyid T Walid.
Soswatif gelombang kedua ini fokus pada pemilih pemula, pelajar, tenaga pengajar, pemilih perempuan, serta disabilitas.
Gen Z juga dianggap memiliki peran penting dalam pengawasan.
"Khususnya di lingkungan pendidikan, terutama di sekolah-sekolah. Tenaga pengajar dan pelajar diharapkan bisa memberikan edukasi kepada pelajar lainnya, sehingga mereka memahami pentingnya pengawasan dalam pemilu," kata Syafiq.
Menurutnya, Gen Z yang lebih akrab dengan teknologi memiliki potensi besar untuk terlibat dalam pengawasan Pilkada 2024, terutama di dunia maya.
Karena itulah, peran Gen Z dinilai sangat besar dalam mendukung kesuksesan Pilkada 2024. (aua)
Editor : Abdul Rochim