Gaji Megawati Terus Meroket! Ini Perkembangannya Sampai Rp 3 Miliyar

Zakarias Fariury • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 07:35 WIB
Megawati Hangestri
Megawati Hangestri

RADARPATI.JAWAPOS.COM - Memasuki tahun ketiganya di Liga Voli Putri Korea Selatan (V-League), nilai tawar atlet asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, melambung tinggi.

Bersama klub barunya, Suwon Hyundai E&C Hillstate, pemain yang dijuluki Megatron tersebut diperkirakan mengantongi nilai kontrak sebesar US$170.000 hingga US$180.000, atau setara dengan Rp2,97 miliar hingga Rp3,1 miliar per musim.

Baca Juga: Daftar 5 Klub Luar yang Pernah Dibela Megawati Hangestri

Kepastian kepindahan pevoli asal Jember ini diumumkan secara resmi oleh manajemen Suwon Hyundai Hillstate pada Senin (11/5/2026). Nilai kontrak fantastis tersebut menjadi lonjakan signifikan dibanding bayaran yang ia terima saat pertama kali menjejakkan kaki di Negeri Ginseng.

Regulasi KOVO dan Lonjakan Nilai Kontrak

Besaran gaji Megawati telah merujuk pada regulasi batas atas (salary cap) yang ditetapkan Federasi Bola Voli Korea (KOVO) untuk pemain kuota Asia.

Berdasarkan aturan KOVO, pemain asing kuota Asia mendapat honor sebesar US$100.000 pada musim perdana, naik menjadi US$150.000 pada musim kedua, dan berhak mengantongi hingga US$170.000 atau lebih saat memasuki musim ketiga.

Baca Juga: Megawati Makin Ganas! Pink Spiders Harus Waspada JelangV-League 2026/2027

Perjalanan finansial Megawati di V-League mencatatkan kenaikan yang terbilang pesat:

Musim Pertama (2023/2024 - Red Sparks): US$100.000 (sekitar Rp1,5 miliar)

Musim Kedua (2024/2025 - Red Sparks): US$150.000 (sekitar Rp2,3 miliar)

Musim Ketiga (2026/2027 - Hyundai Hillstate): US$170.000–US$180.000 (sekitar Rp2,97 miliar–Rp3,1 miliar)

Secara kumulatif, nilai kontrak Megawati melonjak sekitar 70 persen jika dibandingkan dengan nilai awal kedatangannya di Korea Selatan.

Buah Prestasi Dua Musim di Red Sparks

Lonjakan angka tersebut merupakan apresiasi konkret atas kontribusi luar biasa Megawati selama berseragam Daejeon JungKwanJang Red Sparks.

Pada musim perdananya, Megawati sukses menghentikan dahaga playoff Red Sparks yang telah berlangsung bertahun-tahun. Pada musim berikutnya (2024/2025), ia makin tak terbendung dengan mengantar Red Sparks menembus babak final V-League untuk kali pertama dalam 13 tahun terakhir.

Dinamika skuat Red Sparks yang memilih merekrut outside hitter asal China, Zhong Hui, serta pilar asing Vanja Bukilić, membuat jalan Megawati kembali ke Daejeon tertutup.

Situasi ini dimanfaatkan secara sigap oleh Hyundai Hillstate yang membutuhkan penyerang berjam terbang tinggi guna dipadukan dengan outside hitter asal Amerika Serikat, Jordan Wilson.

Ekspektasi Tinggi di Suwon

Angka mendekati Rp3 miliar per musim menegaskan status Megawati sebagai salah satu pilar kuota Asia paling berpengaruh di Korea Selatan. Pengalamannya memahami karakter blok lawan, ritme kompetisi, serta atmosfer pertandingan menjadi aset berharga bagi sistem permainan Hyundai Hillstate.

Kendati demikian, nilai kontrak yang kian tinggi berbanding lurus dengan ekspektasi di lapangan. Menjelang bergulirnya musim 2026/2027, Megawati kini dituntut untuk segera membangun chemistry bertanding dengan skuat barunya demi membuktikan bahwa nilai investasi besar Hyundai Hillstate sepadan dengan raihan prestasi di akhir musim. (*)

Editor : Zakarias Fariury
Megawati Hangestri Hyundai Hillstate KOVO Cup 2026 v league voli Korea Selatan