Felisha Alberta, Pebulu Tangkis Muda yang Kini Terseret Isu Match Fixing, Pernah Tembus Ranking 9 Dunia

Abdul Rochim • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:51 WIB
Ganda campuran Felisha Nathaniel Pasaribu (kanan) bersama Jafar Hidayatullah. (PBSI)
Ganda campuran Felisha Nathaniel Pasaribu (kanan) bersama Jafar Hidayatullah. (PBSI)

RADARPATI.JAWAPOS.COM – Nama Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menjadi sorotan setelah PBSI mencoret pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta dari skuad Indonesia untuk BWF World Championships 2026.

Pencoretan tersebut berkaitan dengan dugaan match fixing yang saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Di tengah mencuatnya kasus tersebut, perjalanan karier Felisha kembali menarik perhatian publik.

Pebulu tangkis kelahiran Jakarta, 11 September 2005, itu dikenal sebagai salah satu talenta muda yang sempat mencatat prestasi menjanjikan di sektor ganda campuran Indonesia.

Felisha mengawali karier bulu tangkisnya dari PB Aufa, Depok. Perjalanan panjangnya membawanya bergabung ke Pelatnas PBSI pada 2023.

 Setelah itu, ia melanjutkan pembinaan bersama Exist Badminton Club.

Dalam sejumlah kesempatan, Felisha mengaku menjadikan legenda ganda campuran Indonesia, Liliyana Natsir, sebagai sosok inspirasi dalam perjalanan kariernya. Ia berusaha meneladani semangat dan konsistensi peraih medali emas Olimpiade tersebut.

Berpasangan dengan Jafar Hidayatullah, Felisha mencatat sejumlah hasil positif di level internasional.

Salah satunya adalah meraih medali perunggu pada Kejuaraan Asia 2025, yang menjadi debut mereka di ajang tersebut.

Tak hanya itu, pasangan muda Indonesia tersebut juga sukses merebut gelar juara Taipei Open 2025. Performa konsisten mereka membuat nama Jafar/Felisha cepat melesat di ranking dunia.

Pada Januari 2026, pasangan ini bahkan berhasil menembus peringkat sembilan dunia.

Capaian tersebut menjadi salah satu prestasi terbaik yang diraih pasangan muda Indonesia dalam sektor ganda campuran dalam beberapa tahun terakhir.

Di balik perjalanan kariernya, Felisha menyebut dukungan kedua orang tua menjadi faktor penting yang membawanya hingga menembus level Pelatnas dan berprestasi di panggung internasional.

Kini, perjalanan karier Felisha tengah menghadapi ujian setelah munculnya dugaan match fixing yang masih diselidiki BWF.

Hingga saat ini, belum ada keputusan final terkait kasus tersebut, sementara PBSI memilih mencoret dua pasangan ganda campuran dari Kejuaraan Dunia 2026 sebagai langkah antisipatif. (*/him)

 
 
 
Editor : Abdul Rochim
BWF World Championships 2026 Jafar Hidayatullah match fixing Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu pbsi