Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati dan Wabup Kudus Ikut Flashmob Tari Lajur Caping Kalo

IAbdul Rochim

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Bupati Kudus Sam
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, Wabup Bellinda dan Kepala PKK Endhah Sam'ani turut serta flashmob tari lajur caping kalo, (17/8). (INDAH SUSANTI)

KUDUS – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kudus berlangsung semarak.

Usai upacara bendera di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Senin (17/8), Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dan Wakil Bupati Bellinda Putri Sabrina Birton bergabung bersama 230 penari dalam flashmob Tari Lajur Caping Kalo.

Ketua TP PKK Kudus Endhah Endhayani serta jajaran Forkopimda juga ikut menari.

Penampilan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan untuk memeriahkan momentum kemerdekaan sekaligus mengenalkan kesenian daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sam’ani menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan.

Menurutnya, kemerdekaan tidak cukup hanya dirayakan, tetapi harus diisi dengan kegiatan positif.

“Dengan perjuangan para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, kita teruskan semangat-semangat mereka,” ujar Sam’ani.

Ia secara khusus mengajak generasi Z dan generasi Alpha mempersiapkan diri melalui pendidikan dan pengabdian.

Generasi muda, katanya, akan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Mari kita isi kemerdekaan ini dengan belajar, dengan pengabdian,” katanya.

Selain berbicara mengenai generasi muda, Sam’ani mengajak masyarakat Kudus menunjukkan solidaritas kepada warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam.

Pemkab Kudus berencana melakukan penggalangan dana dalam pesta rakyat untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak.

“Kami ikut prihatin dan ikut solidaritas. Nanti di malam pesta rakyat kita akan mengumpulkan dana untuk kita kirimkan ke NTT yang kena musibah bencana alam,” jelasnya.

Saat upacara, Sam’ani mengenakan busana bernuansa Nusantara yang memadukan unsur Jawa dan Kudus. Ia menyebut pakaian tersebut sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

“Pokoknya pakaian Nusantara. Ini semangat Nusantara, Bhinneka Tunggal Ika, harmoni untuk kita semuanya,” tuturnya.

Rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kudus kemudian semakin meriah dengan penampilan pencak silat. (san/him)



 

 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Kudus Kukuhkan 64 Paskibraka 2026, Tekankan Disiplin dan Semangat Pancasila

Bupati Kudus Kukuhkan 64 Paskibraka 2026, Tekankan Disiplin dan Semangat Pancasila

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengukuhkan 64 Paskibraka Kabupaten Kudus 2026. Para anggota diminta menjaga disiplin, kesehatan, kekompakan, serta menjiwai nilai Pancasila dan semangat NKRI.

Bupati Kudus Lanjutkan Pembangunan Jalan Rahtawu-Ternadi, Ditarget Rampung 2030

Bupati Kudus Lanjutkan Pembangunan Jalan Rahtawu-Ternadi, Ditarget Rampung 2030

Pemkab Kudus melanjutkan pembangunan jalan Rahtawu-Ternadi melalui program Karya Bakti. Proyek ditargetkan rampung pada 2030 untuk memperkuat konektivitas, mempercepat ekonomi, dan mengembangkan wisata Muria.

Istri Bupati Kudus Ajak Lestarikan Lentog Tanjung, Kunjungi Tempat Kuliner Legendaris sejak 1952

Istri Bupati Kudus Ajak Lestarikan Lentog Tanjung, Kunjungi Tempat Kuliner Legendaris sejak 1952

Istri Bupati Kudus Endhah Endhayani menikmati Lentog Tanjung di Warung Pak Ndek, kuliner legendaris sejak 1952. Ia mengajak masyarakat dan wisatawan melestarikan sekaligus mencicipi cita rasa khas warisan Kudus.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer