PATI – Prestasi Timnas Futsal Indonesia di ajang Piala Asia Futsal 2026 memberi dampak positif hingga ke daerah.
Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Pati, Nico Saputra, menilai keberhasilan Skuad Garuda mengimbangi Iran yang dikenal sebagai raja futsal Asia menjadi sumber motivasi besar bagi pemain, pelatih, hingga pengurus futsal di daerah.
Menurut Nico, penampilan Timnas Futsal Indonesia menunjukkan bahwa futsal nasional sudah berada di jalur yang tepat.
Meski belum meraih gelar juara, kemampuan Indonesia menandingi Iran menjadi bukti perkembangan signifikan.
“Timnas sudah sangat bagus. Bisa mengimbangi Iran yang selama ini dikenal sebagai king Asia. Ini prestasi luar biasa dan sangat berpengaruh ke daerah,” ujar Nico.
Ia menyebut capaian tersebut ikut meningkatkan minat dan semangat pelaku futsal di Kabupaten Pati.
Baik pemain maupun pengurus kini semakin termotivasi untuk mengembangkan futsal secara lebih serius.
“Prestasi timnas ini menular. Pemain dan pengurus di daerah jadi lebih termotivasi. Minat futsal di Pati juga ikut terdongkrak,” tambahnya.
Fokus Perbanyak Kompetisi dan Pembinaan Usia Dini
Untuk memajukan futsal di Pati, AFK Pati telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.
Salah satunya dengan memperbanyak kompetisi dan event futsal sebagai sarana pembinaan dan pencarian bakat.
“Kompetisi itu penting. Dari sana kita bisa melihat bibit-bibit pemain berbakat,” jelas Nico.
Selain itu, AFK Pati berencana memulai pembinaan usia dini, khususnya untuk tingkat SMP.
Ia mencontohkan kota-kota besar seperti Solo yang telah memiliki akademi futsal berjenjang dari usia SD hingga SMP.
“Di kota besar sudah ada akademi futsal yang sistematis, dari SD sampai SMP. Di Pati, akademi futsal baru akan mulai dirintis,” ungkapnya.
Peningkatan Kualitas Pelatih Jadi Prioritas
Tak hanya pemain, kualitas pelatih juga menjadi perhatian utama.
Nico menyebut pihaknya akan menggelar coaching clinic secara rutin guna meningkatkan kompetensi pelatih lokal.
AFK Pati berencana mendatangkan pelatih berlisensi AFC untuk berbagi ilmu, mengingat saat ini sebagian besar pelatih di Pati masih mengantongi lisensi nasional.
“Kami akan datangkan pelatih berlisensi AFC, rencananya dari Surabaya. Coaching clinic ini akan dibuat rutin agar kualitas pelatih meningkat,” katanya.
Peran Klub Futsal Sangat Vital
Nico juga menegaskan peran klub futsal sangat krusial dalam pengembangan futsal daerah.
Tanpa dukungan klub, pembinaan akan berjalan lambat.
“Klub futsal sangat berperan. Kalau tidak dibantu klub, pembinaan pasti terhambat. Selama ini mereka latihan mandiri dengan dana sendiri,” jelasnya.
AFK Pati, lanjut Nico, terus menjalin komunikasi dengan klub-klub futsal, termasuk berbagi informasi terkait regulasi dan peraturan baru agar pembinaan berjalan searah.
“Kami rutin sharing dengan klub, terutama soal peraturan-peraturan baru. Tujuannya agar futsal di Pati bisa berkembang bersama,” pungkasnya.
Dengan semangat yang terinspirasi dari prestasi Timnas Futsal Indonesia, AFK Pati optimistis futsal daerah dapat tumbuh lebih baik dan melahirkan talenta-talenta baru di masa mendatang. (*/him)
Editor : Abdul Rochim