Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Ini Dia Perolehan Medali Indonesia di Ajang Paralimpiade dari Masa ke Masa

Abdul Rochim • Kamis, 29 Agustus 2024 | 03:07 WIB

 

ILUSTRASI: Medali Paralympic Tokyo 2020. (sumber Paralympic)
ILUSTRASI: Medali Paralympic Tokyo 2020. (sumber Paralympic)

PARIS, RADARPATI.ID - Paralimpiade, kejuaraan olahraga terbesar bagi atlet disabilitas, pertama kali diadakan pada tahun 1960 di Roma, Italia.

Indonesia mulai berpartisipasi pada Paralimpiade 1976 di Toronto, Kanada, dan sejak itu secara rutin mengirimkan kontingen setiap empat tahun sekali, kecuali pada Paralimpiade Madrid 1992.

Hingga saat ini, Indonesia telah mengumpulkan 27 medali dalam ajang Paralimpiade, dengan rincian enam emas, tujuh perak, dan 14 perunggu.

Untuk Paralimpiade Paris 2024, yang berlangsung dari 28 Agustus hingga 8 September 2024, Indonesia melalui Komite Paralimpiade Nasional (NPC) mengirimkan 35 atlet.

Target mereka adalah membawa pulang satu medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu, seperti yang dikutip dari Antara (16/8/2024).

Pada Paralimpiade Tokyo 2020, Indonesia mencatatkan hasil terbaik sepanjang sejarah dengan meraih sembilan medali—dua emas, tiga perak, dan empat perunggu.

Prestasi ini menjadi puncak dari partisipasi Indonesia dalam tujuh kejuaraan Paralimpiade dengan 25 atlet yang berkompetisi dalam lima cabang olahraga.

Berikut adalah perolehan medali Indonesia dari masa ke masa:

Paralimpiade Toronto 1976 di Kanada
Pada debutnya, Indonesia meraih enam medali: dua emas, satu perak, dan tiga perunggu. Indonesia menempati peringkat ke-26.

- Emas: Itria Dini (lempar lembing presisi), Syarifuddin (lawn bowls)
- Perak: Ashari (lari 100 meter putra)
- Perunggu: Itria Dini (tolak peluru putra), Saneng Hanafi (lempar cakram, lempar lembing)

Baca Juga: Daftar Atlet Indonesia di Paralimpiade Paris 2024

Paralimpiade Arnhem 1980 di Belanda
Indonesia membawa pulang dua emas dan empat perunggu, menempati posisi ke-27.

- Emas: RS Arlen (angkat besi), Yan Soebiyanto (lawn bowls)
- Perunggu: Moenali (lawn bowls), RS Arlen dan Yamin Ismail (lawn bowls berpasangan), Safri Tanjung, Sigit Soepadi, Soekarsan (lawn bowls)

Paralimpiade Mandeville/New York 1984 di Amerika Serikat
Tim Indonesia meraih satu perak dan dua perunggu, menempatkan Indonesia di peringkat ke-39.

- Perak: Ninik Umardiyani (lawn bowls)
- Perunggu: Kurnianto, Memed Lesmana (lawn bowls)

 1988 di Korea Selatan
Indonesia memperoleh dua medali perak, menempati posisi ke-42.

- Perak: Hadi Abdulaziz (lompat tinggi), Soeparni (tolak peluru putra)

Setelah absen pada Paralimpiade Barcelona 1992, Indonesia tidak meraih medali dalam empat Paralimpiade berikutnya—Atlanta 1996, Sydney 2000, Athena 2004, dan Beijing 2008.

Paralimpiade London 2012 di Inggris
Indonesia akhirnya kembali dengan satu medali perunggu, berada di posisi ke-59 bersama Sri Lanka.

- Perunggu: David Jacobs (tenis meja perorangan putra)

Paralimpiade Rio de Janeiro 2016 di Brasil
Indonesia kembali meraih satu medali perunggu, kali ini menempatkan Indonesia di posisi ke-65.

- Perunggu: Ni Nengah Widiasih (angkat besi)

Paralimpiade Tokyo 2020 di Jepang
Paralimpiade Tokyo mencatat sejarah terbaik bagi Indonesia dengan perolehan sembilan medali. Indonesia finis di peringkat ke-43.

- Emas: Hary Susanto dan Leani Ratri Oktila (bulutangkis ganda campuran), Khalimatus Sadiyah dan Leani Ratri Oktila (bulutangkis ganda putri)

- Perak: Dheva Anrimusthi (bulutangkis tunggal putra), Leani Ratri Oktila (bulutangkis tunggal putri), Ni Nengah Widiasih (angkat besi)

- Perunggu: David Jacobs (tenis meja perorangan putra), Fredy Setiawan (bulutangkis tunggal putra), Saptoyoga Purnomo (lari 100 meter putra), Suryo Nugroho (bulutangkis tunggal putra)

Pada Paralimpiade Paris 2024, sekitar 4.400 atlet dari 184 negara akan berkompetisi dalam 549 pertandingan dari 22 cabang olahraga.

Enam atlet Indonesia yang pernah meraih medali di Paralimpiade sebelumnya, termasuk Ni Nengah Widiasih, Saptoyoga Purnomo, Fredy Setiawan, Leani Ratri Oktila, Khalimatus Sadiyah, dan Suryo Nugroho, akan kembali berlaga demi mengharumkan nama bangsa. (*)

Editor : Abdul Rochim
#Paralimpiade Seoul #Paralimpiade Rio de Janeiro #medali #npc #Paralimpiade Tokyo #Paralimpiade Paris 2024 #Paralimpiade London #italia #atlet indonesia