CPNS 2026 Resmi Dibuka November! Kemenhub Buka Formasi?

Zakarias Fariury • Dipublikasikan Jumat, 6 November 2026 | 17:42 WIB
Kemenhub
Kemenhub

RADARPATI.JAWWAPOS.COM - Rencana pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 semakin menemukan titik terang. Pemerintah menyampaikan bahwa proses penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) direncanakan berlangsung pada November 2026. Kesempatan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang ingin meniti karier sebagai aparatur pemerintahan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan informasi tersebut saat memberikan keterangan di Kompleks DPR/MPR, Jakarta, Jumat (6/11/2026). Pernyataan itu muncul setelah pemerintah melakukan pembahasan bersama sejumlah pimpinan DPR RI.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Menurut Prasetyo, penambahan jumlah aparatur negara diperlukan untuk mempertahankan kualitas pelayanan publik. Kebutuhan tersebut turut dipengaruhi oleh banyaknya PNS yang memasuki masa pensiun setiap tahunnya.

Adapun mekanisme pendaftaran, penentuan kebutuhan pegawai, hingga pelaksanaan seleksi akan dikoordinasikan oleh Kementerian PANRB.

Instansi yang Berpotensi Membuka Formasi CPNS 2026

Pemerintah hingga kini belum mengumumkan secara lengkap instansi pusat maupun daerah yang mendapatkan alokasi penerimaan CPNS tahun ini.

Meski begitu, sejumlah sektor diperkirakan membutuhkan tambahan pegawai untuk mengisi jabatan kosong dan memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat.

Kementerian Perhubungan

Sektor transportasi menjadi salah satu bidang yang berpotensi membuka kebutuhan tenaga baru. Posisi yang diperkirakan diperlukan mencakup pengawas transportasi, pengelola keselamatan, analis kebijakan transportasi, serta tenaga teknis pendukung infrastruktur.

Pemprov Jawa Tengah Usulkan Sekitar 1.000 Formasi

Gambaran kebutuhan pegawai pemerintah daerah terlihat dari usulan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang mengajukan sekitar 1.000 posisi CPNS untuk 2026.

Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno, menjelaskan bahwa sebagian besar kebutuhan tersebut diprioritaskan bagi tenaga kesehatan. Formasi yang menjadi perhatian utama meliputi dokter spesialis dan perawat.

Selain bidang kesehatan, pemerintah juga memerlukan tenaga profesional dengan keahlian khusus. Beberapa jabatan yang masuk dalam perkiraan kebutuhan di antaranya auditor, analis kebijakan, analis anggaran, pranata komputer, tenaga perencanaan, serta pengelola pengadaan barang dan jasa.

Sementara itu, pengisian posisi administrasi akan mempertimbangkan ketersediaan pegawai dan volume pekerjaan di masing-masing instansi.

Sekolah Kedinasan 2026 Siapkan 4.770 Formasi

Selain melalui jalur seleksi umum, masyarakat juga memiliki kesempatan menjadi bagian dari ASN melalui pendidikan kedinasan.

Pada 2026, pemerintah menyediakan total 4.770 kuota untuk sembilan sekolah kedinasan. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mendapatkan alokasi terbesar dengan 1.410 formasi, disusul PKN STAN sebanyak 1.000 formasi.

Selanjutnya, sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan memperoleh 891 kuota, Politeknik Statistika STIS sebanyak 564, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan 375, serta Politeknik Pengayoman Indonesia sebanyak 250 formasi.

Sementara itu, STMKG BMKG memperoleh 130 kuota, Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) sebanyak 100, dan Politeknik Siber dan Sandi Negara mendapatkan 50 formasi.

Perlu diperhatikan bahwa 4.770 kuota tersebut merupakan alokasi khusus pendidikan kedinasan. Jumlah itu tidak termasuk kuota penerimaan CPNS melalui jalur seleksi umum. (*)

Editor : Zakarias Fariury
link sscasn formasi CPNS 2026 Daftar CPNS bkn.go.id Jadwal CPNS