RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pemerintah terus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik di Indonesia melalui skema gaji pokok, Tunjangan Profesi Guru (TPG), Tunjangan Khusus Guru (TKG), serta insentif bulanan.
Pada 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberlakukan skema baru penyaluran tunjangan bagi pendidik non-ASN, merubah pola pembayaran dari yang sebelumnya setiap tiga bulan (triwulanan) menjadi dicairkan secara rutin setiap bulan.
Baca Juga: Gaji PPPK Penuh Waktu 2026 Naik Usai Kemenkeu Ambil Alih Beban Daerah?
1. Skala Gaji Pokok Guru PNS (PP No. 5/2024 & Perpres No. 10/2024)
Nominal gaji pokok guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024 serta petunjuk teknis Peraturan BKN Nomor 1 Tahun 2024, yang disesuaikan menurut jenjang golongan dan Masa Kerja Golongan (MKG):
Golongan I:
Ia: Rp1.685.700 – Rp2.522.600
Ib: Rp1.840.800 – Rp2.670.700
Ic: Rp1.918.700 – Rp2.783.700
Id: Rp1.999.900 – Rp2.901.400
Golongan II:
IIa: Rp2.184.000 – Rp3.643.400
IIb: Rp2.385.000 – Rp3.797.500
IIc: Rp2.485.900 – Rp3.958.200
IId: Rp2.591.100 – Rp4.125.600
Golongan III:
IIIa: Rp2.785.700 – Rp4.575.200
IIIb: Rp2.903.600 – Rp4.768.800
IIIc: Rp3.026.400 – Rp4.970.500
IIId: Rp3.154.400 – Rp5.180.700
Golongan IV:
IVa: Rp3.287.800 – Rp5.399.900
IVb: Rp3.426.900 – Rp5.628.300
IVc: Rp3.571.900 – Rp5.866.400
IVd: Rp3.723.000 – Rp6.114.500
IVe: Rp3.880.400 – Rp6.373.200
2. Skala Gaji Pokok Guru PPPK (Perpres No. 11/2024)
Besaran gaji awal Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengacu pada Perpres Nomor 11 Tahun 2024 dan akan meningkat secara berkala seiring bertambahnya masa kerja:
Golongan I: Rp1.938.500
Golongan II: Rp2.116.900
Golongan III: Rp2.206.500
Golongan IV: Rp2.299.800
Golongan V: Rp2.511.500
Golongan VI: Rp2.742.800
Golongan VII: Rp2.858.800
Golongan VIII: Rp2.979.700
Golongan IX: Rp3.203.600
Golongan X: Rp3.339.100
Golongan XI: Rp3.480.300
Golongan XII: Rp3.627.500
Golongan XIII: Rp3.781.000
Golongan XIV: Rp3.940.900
Golongan XV: Rp4.107.600
Golongan XVI: Rp4.281.500
Golongan XVII: Rp4.462.500
3. Bantuan Tunjangan & Insentif Pendidik Non-ASN 2026
Guna menyokong finansial para guru non-ASN, Kemendikdasmen melalui Ditjen GTKPG dan Puslapdik mengalokasikan anggaran untuk beberapa program bantuan:
Insentif Guru Belum Sertifikasi: Naik menjadi Rp400.000/bulan (sebelumnya Rp300.000) dengan total alokasi anggaran Rp1,8 triliun untuk 377.143 pengajar.
Tunjangan Profesi Guru (TPG) Non-Inpassing: Dialokasikan sebesar Rp2.000.000/bulan untuk guru non-ASN yang telah mengantongi sertifikat pendidik.
TPG Non-ASN Inpassing: Besaran tunjangan disesuaikan dengan nilai gaji pokok pada SK Penyetaraan/Inpassing. Total anggaran TPG disiapakan sebesar Rp11,5 triliun bagi 392.870 penerima.
Tunjangan Khusus Guru (TKG) Wilayah 3T: Diberikan sebesar Rp2.000.000/bulan bagi pendidik di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pemerintah menyiapkan total alokasi dana Rp706 miliar untuk 28.892 guru.
Mulai tahun 2026, penyaluran TPG dan TKG untuk pendidik non-ASN dilaksanakan setiap bulan untuk menjamin kepastian pendapatan bulanan bagi para tenaga pengajar. (*)