RADARPATI.JAWAPOS.COM - Pemerintah resmi mengalokasikan sebanyak 4.770 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui jalur sekolah kedinasan untuk Tahun Anggaran 2026. Jumlah tersebut mencatatkan kenaikan dibandingkan alokasi tahun 2025 yang tercatat sebanyak 3.257 formasi.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini berpesan agar para calon peserta mempersiapkan diri secara maksimal, baik secara akademis maupun mental.
Baca Juga: Harga Emas Antam Rabu Ini Ambruk Rp 50 Ribu, Cek Daftar Lengkapnya
"Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, berintegritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat," ujar Menteri Rini melalui keterangan resminya.
Ia juga menegaskan agar para peserta dan orang tua tidak mempercayai pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menjanjikan kelulusan. Seluruh proses seleksi tetap mengandalkan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang transparan dan akuntabel guna mencegah praktik kecurangan seperti percaloan maupun joki.
"Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas," tegas Rini.
Rincian Alokasi Formasi Sekolah Kedinasan 2026
Sebanyak 4.770 formasi nasional tahun ini terbagi ke dalam sembilan instansi kementerian dan lembaga pemerintah:
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (Kemendagri): 1.410 formasi
Politeknik Keuangan Negara STAN (Kemenkeu): 1.000 formasi
22 Sekolah Kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub): 891 formasi
Politeknik Statistika STIS (Badan Pusat Statistik): 564 formasi
Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas): 375 formasi
Politeknik Pengayoman Indonesia (Kementerian Hukum): 250 formasi
Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG): 130 formasi
Sekolah Tinggi Intelijen Negara (BIN): 100 formasi
Politeknik Siber dan Sandi Negara (BSSN): 50 formasi
Baca Juga: RESMI! Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka
Alur Pendaftaran dan Agenda Seleksi
Proses pendaftaran serta rangkaian seleksi sekolah kedinasan tahun ini dilaksanakan secara terpadu dengan ketentuan sebagai berikut:
Akses Pendaftaran: Pelamar dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui portal resmi SSCASN BKN di sscasn.bkn.go.id.
Pelaksanaan SKD: Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis CAT ditargetkan berlangsung pada September 2026.
Materi Ujian SKD: Tes SKD mencakup tiga materi utama, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Seleksi Lanjutan: Setelah lolos tahapan SKD, peserta wajib mengikuti seleksi lanjutan yang mekanisme dan teknis agendanya diatur oleh masing-masing sekolah kedinasan. (*)