Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

KRONOLOGI KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Tabrakan di Bekasi Timur

Abdul Rochim • Selasa, 28 April 2026 | 11:42 WIB
Suasana terkini di RSUD Bekasi mulai kondusif pasca-kecelakaan KA Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur. (JP)
Suasana terkini di RSUD Bekasi mulai kondusif pasca-kecelakaan KA Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur. (JP)

BEKASI - Kecelakaan kereta api melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.53 WIB. 

Insiden tersebut menyebabkan gerbong paling belakang KRL ringsek parah, puluhan penumpang terluka, dan beberapa korban dilaporkan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan saksi mata, KRL tujuan Cikarang saat itu sedang berhenti di jalur 1 setelah mengalami gangguan operasional.

Baca Juga: UPDATE Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur Bertambah Jadi 14 Orang

Salah satu penumpang selamat, Munir, mengatakan kereta sempat tertahan karena adanya gangguan di jalur yang diduga dipicu kendaraan roda empat yang bermasalah di perlintasan rel.

Tidak lama kemudian, KA Argo Bromo Anggrek yang datang dari arah belakang menabrak rangkaian KRL dengan keras.

“Kereta jarak jauh menabrak dari belakang hingga bagian lokomotifnya menembus gerbong paling belakang KRL,” ujar Munir.

Gerbong yang terdampak paling parah diketahui merupakan gerbong khusus wanita yang berada di bagian belakang rangkaian.

Penumpang lain, Andi (42), menyebut banyak korban berada di gerbong tersebut.

“Yang tertabrak gerbong paling belakang, banyak korban di situ,” katanya.

Akibat benturan keras itu, sejumlah penumpang dilaporkan terjepit, bahkan beberapa di antaranya ditemukan tidak sadarkan diri saat proses evakuasi berlangsung.

Petugas gabungan dari unsur keamanan stasiun, pemadam kebakaran, tenaga medis, Basarnas, TNI, dan Polri langsung melakukan penyelamatan di lokasi.

PT KAI menyebut seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dalam kondisi selamat, sementara sedikitnya 38 penumpang KRL harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Laporan awal juga menyebut sedikitnya empat orang meninggal dunia, sementara proses evakuasi masih terus dilakukan. 

Para korban luka dievakuasi ke lantai dua stasiun sebelum dirujuk ke sejumlah rumah sakit terdekat.

Suasana panik sempat terjadi di lokasi, dengan keluarga korban berdatangan untuk mencari informasi mengenai anggota keluarganya.

Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan adanya kendaraan yang menghambat jalur rel sebelum insiden terjadi.

Polisi dan PT KAI meminta masyarakat menunggu informasi resmi dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan kereta paling serius di wilayah Jabodetabek sepanjang tahun 2026. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
#kecelakaan kereta 2026 #KRL Bekasi Timur #tabrakan kereta Bekasi #Commuter Line #argo bromo anggrek