JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi mencopot dua pejabat eselon I di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yakni Luky Alfirman dan Febrio Nathan Kacaribu. Keputusan tersebut mulai berlaku sejak Selasa (21/4/2026).
Purbaya mengungkapkan bahwa posisi kedua direktur jenderal tersebut kini diisi sementara oleh Pelaksana Harian (Plh) guna memastikan roda organisasi tetap berjalan.
“Iya, sudah dikasih Plh sekarang. Dari kemarin sore sudah aktif,” ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Baca Juga: Gaji ke-13 ASN Masih Dikaji di Tengah Efisiensi Anggaran, Menkeu Purbaya: “Masih Dipelajari”
Meski demikian, Purbaya belum memberikan kejelasan terkait langkah karier selanjutnya bagi Luky dan Febrio.
Ia menyebut pihaknya masih melakukan kajian untuk menentukan posisi yang sesuai dengan kompetensi masing-masing.
“Istirahat dulu. Nanti dicari tempat yang pas buat mereka,” kata Purbaya singkat.
Luky Alfirman sendiri baru menjabat sebagai Dirjen Anggaran sejak Mei 2025, dengan rekam jejak panjang di Kemenkeu sejak 1995.
Ia dikenal memiliki latar belakang akademik kuat setelah meraih gelar PhD di bidang ekonomi dari University of Colorado, Amerika Serikat, serta pernah menduduki berbagai posisi strategis di Direktorat Jenderal Pajak dan Badan Kebijakan Fiskal.
Sementara itu, Febrio Nathan Kacaribu juga dilantik pada Mei 2025 sebagai Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal, melanjutkan perannya sebelumnya sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal sejak 2020.
Ia dikenal sebagai ekonom dengan pengalaman riset makroekonomi dan kebijakan publik.
Pencopotan dua pejabat tinggi ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan publik dan pelaku ekonomi, terutama terkait arah kebijakan fiskal pemerintah ke depan. (*/him)