Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

PKH dan BPNT Cair Pekan Kedua April 2026, Ini Cara Ceknya!

Abdul Rochim • Jumat, 3 April 2026 | 11:54 WIB
Ilustrasi Uang
Ilustrasi Uang

RADAR PATI -Kabar baik datang bagi jutaan masyarakat Indonesia yang menunggu bantuan sosial pemerintah. Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dijadwalkan mulai cair pada pekan kedua April 2026.

Percepatan pencairan dilakukan berkat pembaruan sistem data melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dinilai lebih akurat dan tepat sasaran.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa jadwal penyaluran bansos triwulan kedua 2026 dimajukan karena pembaruan data kini dilakukan setiap tanggal 10 di awal triwulan, bukan lagi tanggal 20 seperti sebelumnya.

“Sekarang setiap tanggal 10 kami menerima hasil pemutakhiran data dan itu menjadi pedoman dalam penyaluran bansos setiap bulannya. Jadi untuk triwulan kedua ini (cair) dimulai pekan kedua April,” ujar Gus Ipul.

Perubahan jadwal ini menjadikan 10 April, 10 Juli, dan 10 Oktober sebagai acuan pembaruan data sekaligus dasar penyaluran bantuan.

Pemerintah berharap langkah ini mampu mengurangi keterlambatan distribusi yang sebelumnya sering terjadi.

Penyaluran bansos tetap dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.

Penerima manfaat yang telah memiliki rekening akan menerima bantuan melalui Himbara, sedangkan penerima baru yang belum memiliki rekening akan disalurkan sementara melalui PT Pos Indonesia.

Gus Ipul menjelaskan pemerintah sedang melakukan pembukaan rekening kolektif bagi penerima baru agar ke depan penyaluran bisa sepenuhnya melalui sistem perbankan.

“Sambil kami membuka rekening kolektif bagi penerima manfaat yang baru, dan akan dijadikan penyaluran di triwulan berikutnya melalui Himbara. Jadi tidak bisa disalurkan lewat Himbara karena tidak memiliki rekening,” jelasnya.

Untuk memastikan status penerima, masyarakat dapat melakukan pengecekan mandiri secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Proses ini menjadi bagian dari transformasi digital layanan sosial agar lebih transparan dan efisien.

Langkah pengecekan bansos:

  1. Kunjungi situs resmi cek bansos Kemensos
  2. Masukkan NIK sesuai KTP
  3. Isi kode captcha
  4. Klik “Cari Data”
  5. Status penerima akan muncul di sistem

Jumlah penerima bansos reguler tahun 2026 masih berada di kisaran 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dan belum ada penambahan kuota hingga saat ini.

“Alokasinya sampai hari ini masih tetap 18 juta lebih. Belum ada penambahan atau penebalan, kecuali nanti ada kebijakan baru, ada stimulus ekonomi yang menjadi bagian dari programnya Bapak Presiden,” kata Gus Ipul.

Pemerintah mengimbau masyarakat menggunakan bantuan secara bijak sesuai kebutuhan pokok seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan. Program PKH berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, sedangkan BPNT membantu menjaga ketahanan pangan keluarga.

Percepatan pencairan bansos April 2026 diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

 

Editor : Abdul Rochim
#PKH April 2026 #BPNT cair April #DTSEN bansos #cek bansos NIK #bantuan sosial 2026