Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Punya Program Strategis, Bupati Pati Sudewo Bakal Tingkatkan Dana Hibah untuk Muslimat hingga Rp 1 Miliar

Achmad Ulil Albab • Minggu, 29 Juni 2025 | 20:45 WIB

 

Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-79 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Pati berlangsung meriah. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)
Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-79 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Pati berlangsung meriah. (ACHMAD ULIL ALBAB/RADAR KUDUS)

 

 

PATI – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-79 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Pati berlangsung meriah.

Hal itu tidak lepas dari kehadiran dua tokoh nasional yaitu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Acara ini berlangsung di Gedung PC Muslimat NU, Minggu (29/6). Turut hadir juga Bupati Pati Sudewo.

Dalam sambutannya, Bupati Sudewo, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan Muslimat NU dalam Pilkada yang lalu.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan organisasi perempuan Nahdlatul Ulama tersebut dalam membangun Kabupaten Pati.

“Sebagai pemimpin yang didukung oleh Muslimat NU, saya tidak akan melupakan amanah ini dan akan berupaya semaksimal mungkin agar Muslimat NU tidak kecewa terhadap kepemimpinan saya,” ujar Bupati Sudewo.

Dalam kesempatan itu, Bupati memaparkan sejumlah capaian selama masa jabatannya, di antaranya perbaikan infrastruktur jalan dan revitalisasi RSUD RAA Soewondo yang sebelumnya sempat terpuruk.

Ia menegaskan bahwa rumah sakit milik daerah itu kini mulai bangkit dan diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Pati.

Sudewo juga menyoroti pentingnya sektor pendidikan sebagai pondasi peradaban.

Ia menyebutkan dua program utama di bidang pendidikan: penguatan karakter siswa melalui pembiasaan menyanyikan lagu-lagu nasional, serta peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

“Kalau kita ingin Kabupaten Pati maju, maka pendidikan harus kita urus secara langsung,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program Muslimat NU, Sudewo mengumumkan rencana peningkatan dana hibah menjadi Rp1 miliar pada APBD 2026.

Dana ini akan digunakan untuk mendukung inisiatif program strategis Muslimat NU seperti program Mustika Darling (Muslimat Cantik Sadar Lingkungan) dan Mustika Mesem (Muslimat Cantik Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem).

 Yang dinilai sejalan dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam acara yang sama, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi juga hadir dan memberikan apresiasi terhadap kontribusi besar Muslimat NU.

Dalam mendampingi perempuan dan anak di tengah berbagai persoalan sosial.

“Berdasarkan survei nasional tahun 2024, satu dari empat perempuan dan satu dari dua anak di Indonesia pernah mengalami kekerasan. Ini adalah tantangan besar yang harus dihadapi secara kolaboratif, termasuk bersama Muslimat NU,” kata Arifatul.

Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mengatasi permasalahan kekerasan serta memperkuat perlindungan dan pemberdayaan yang lebih menyeluruh.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut hadir dan berbagi pengalaman sukses Jawa Timur sebagai provinsi dengan produksi beras tertinggi di Indonesia sejak 2020.

Ia mendorong generasi muda untuk mencintai kembali sektor pertanian dan mengembangkan potensi desa.

“Anak-anak muda harus kita dorong agar mau berproses dan berkembang di desa. Pertanian adalah sektor strategis yang harus terus didukung,” tegas Khofifah.

Ia juga memaparkan sejumlah program unggulan Muslimat NU, seperti pendirian 147 panti asuhan, 9 panti lansia, serta pelatihan 2.500 paralegal Muslimat yang kini menjalani magang dan akan memperoleh sertifikasi nasional maupun internasional. (aua)

Editor : Achmad Ulil Albab
#program strategis #Bupati Pati Sudewo #dana #Tingkatkan #Dana Hibah Ormas #muslimat nu #Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa #menteri pppa arifatul choiri fauzi