JAKARTA, RADARPATI.ID - Rabu (14/8), Presiden Joko Widodo menganugerahkan penghargaan Bintang Jasa Utama kepada anggota DPR RI, Nusron Wahid, dalam sebuah acara di Istana Negara, Jakarta.
Penghargaan ini diberikan sebagai bagian dari peringatan HUT ke 79 Republik Indonesia.
Politisi asal Kudus Nusron Wahid, yang menerima tanda kehormatan tersebut, mengaku terkejut saat pertama kali mengetahui dirinya diusulkan untuk penghargaan itu.
“Saya juga nggak tahu kalau diusulkan. Saya tiba-tiba ditelpon oleh Sesmil dan Sestama BP2MI,” ujar Nusron tadi pagi.
Bintang Jasa Utama adalah penghargaan tertinggi yang diberikan untuk menghormati jasa dan kontribusi seseorang kepada negara.
Nusron menerima penghargaan ini atas kontribusinya yang dianggap besar selama menjabat sebagai Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dari 2014 hingga 2019.
“Ini tentunya menjadi kebanggaan bagi kami dan keluarga. Syukur bisa mendapat penghargaan ini, meskipun saya merasa belum banyak berprestasi. Doakan agar saya bisa terus berkarya,” ucap Nusron dengan rendah hati.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Jokowi.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan penghargaan ini. Semoga ke depannya saya bisa lebih berprestasi dan memberikan manfaat bagi orang lain,” tambahnya.
Berdasarkan informasi dari situs resmi BP2MI (sebelumnya dikenal sebagai BNP2TKI), selama masa kepemimpinannya, Nusron berhasil mencapai berbagai prestasi.
Termasuk peningkatan penempatan pekerja migran, efisiensi dalam proses penempatan, kemudahan serta percepatan layanan, dan penyelesaian kasus-kasus yang berkaitan dengan pekerja migran Indonesia.
Selain Nusron Wahid, penghargaan Bintang Jasa Utama juga diberikan oleh Presiden Jokowi kepada beberapa tokoh lainnya, termasuk Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto, Ketua LPSK Hasto Atmojo, Founder PT. DCI Indonesia, serta enam Wakil Menteri dari Kabinet Indonesia Maju.
Daftar Penerima Bintang Jasa Utama 2024:
- Kepala BP2MI 2014-2019 Nusron Wahid
- Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto
- Anggota Wantimpres Gandi Sulistiyanto
- Wamendagri John Wempi Wetipo
- Wamenkeu Suahasil Nazara
- Wamen LHK Alue Dohong
- Wamen BUMN II Kartiko Wirjoatmodjo
- Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo
- Ketua LPSK Hasto Atmojo
- CEO dan Founder PT DCI Indonesia TBK Otto Toto Sugiri
Pada hari yang sama, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas beserta beberapa kader Nahdlatul Ulama (NU) menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Utama di Istana Negara.
Tokoh asli Rembang ini menyatakan bahwa penghargaan ini tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk seluruh bangsa Indonesia sebagai simbol kerukunan.
Baca Juga: Ning Umi Laila Ngaji di Nalumsari Jepara, Catat Tanggalnya
“Tanda kehormatan ini tentu tidak terlepas dari kepercayaan yang diberikan Presiden untuk mengabdi kepada bangsa dan negara dengan memimpin Kementerian Agama,” ungkap Yaqut.
Selain Yaqut, penghargaan Bintang Mahaputera juga diberikan kepada sejumlah kader NU lainnya, seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah, dan Rais Aam Jam’iyah Ahlu Thariqah al Mu’tabarah an Nahdiyah Habib Muhammad Luthfi bin Yahya.
Nama-nama tersebut ditetapkan melalui beberapa Keputusan Presiden, di antaranya Keppres 103/TK/TH 2024 tentang Penganugerahan Tanda Jasa Medali Kepeloporan, Keppres 104/TK/TH 2024 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Republik Indonesia Utama, dan Keppres 105/TK/TH 2024 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera. (*)
Editor : Abdul Rochim