Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Seluruh Usaha di Grobogan Bakal Didata

I
PENCANANGAN: Bupati Grobogan Setyo Hadi saat menghadiri pencanangan Sensus Ekonomi 2026.
PENCANANGAN: Bupati Grobogan Setyo Hadi saat menghadiri pencanangan Sensus Ekonomi 2026.

Advertisement

GROBOGAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Grobogan resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan mendata seluruh aktivitas usaha di Kabupaten Grobogan. 

Kepala BPS Kabupaten Grobogan, A'idzin, menjelaskan Sensus Ekonomi merupakan satu dari tiga sensus besar yang dilaksanakan BPS dalam satu dekade, selain Sensus Penduduk dan Sensus Pertanian.

Berbeda dengan survei rutin, Sensus Ekonomi dilakukan setiap 10 tahun sekali untuk memotret kondisi perekonomian secara menyeluruh.

Advertisement

"Ini merupakan pelaksanaan Sensus Ekonomi yang kelima sejak tahun 1986. Tujuannya memperoleh gambaran lengkap mengenai seluruh aktivitas ekonomi yang ada di Indonesia, termasuk di Kabupaten Grobogan," ujarnya saat Pencanangan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Grobogan.

A'idzin menegaskan, seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali akan menjadi sasaran pendataan.

Mulai usaha mikro, kecil, menengah, hingga industri besar akan didatangi petugas sensus untuk memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi usaha mereka.

Advertisement

Menurutnya, cakupan pendataan tahun ini jauh lebih luas. Selain mendata keberadaan usaha, petugas juga akan menghimpun berbagai informasi penting seperti karakteristik usaha, jumlah tenaga kerja, penggunaan internet dalam operasional usaha.

Kemudian aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan, kepemilikan sertifikat halal, izin BPOM, keterlibatan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), keikutsertaan dalam Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga aset yang dimiliki pelaku usaha.

"Semua sektor ekonomi akan didata. Tidak hanya industri besar, tetapi seluruh usaha yang ada di Grobogan agar kita memperoleh gambaran ekonomi yang utuh," jelasnya.

Ia menambahkan, terdapat pembaruan penting pada pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dibandingkan periode sebelumnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Ratusan Kepala SD di Grobogan Resmi Berganti, Urusan BOSP hingga SPMB Langsung Diambil Alih

Ratusan Kepala SD di Grobogan Resmi Berganti, Urusan BOSP hingga SPMB Langsung Diambil Alih

GROBOGAN – Tak ada waktu beradaptasi bagi ratusan kepala sekolah dasar (SD) yang baru dilantik di Kabupaten Grobogan. Begitu prosesi serah terima jabatan (sertijab) rampung, Kamis (18/6), mereka langsung masuk ke sekola

Enam SD Favorit di Grobogan Terapkan SPMB Daring

Enam SD Favorit di Grobogan Terapkan SPMB Daring

GROBOGAN – Enam sekolah dasar negeri (SDN) di Kota Purwodadi menerapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) secara daring pada Tahun Ajaran 2026/2027 ini. Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan

RSUD R Soedjati Grobogan Masih Kekurangan Ratusan Tenaga Kesehatan, Siapkan Solusi Ini

RSUD R Soedjati Grobogan Masih Kekurangan Ratusan Tenaga Kesehatan, Siapkan Solusi Ini

RSUD Raden Soedjati Purwodadi masih kekurangan sekitar 400 tenaga kesehatan dari kebutuhan ideal 1.400 orang. Dinkes Grobogan berharap kebijakan BLUD dapat menjadi solusi penambahan SDM kesehatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer