PATI, RADARPATI.ID - Wisata Edukasi menjadi salah satu jurus untuk melestarikan budaya batik tulis Bakaran.
Melalui pengalaman membuat batik generasi muda diharapkan menjadi pelestari dari produk fashion warisan leluhur.
Hal itu yang dilakukan oleh salah seorang pengrajin batik tulis Bakaran Andreas Agus Wibawa.
Terlihat puluhan anak-anak sekolah dari TK SBB Al Majidy Bulumanis Kecamatan Margoyoso Pati mengikuti wisata edukasi batik tulis Bakaran.
Mereka juga diajak langsung ikut mewarnai gambar motif batik untuk mengenalkan langsung proses pembuatan kain batik.
"Kita sudah sejak tahun 2022 lalu membuka fasilitas wisata edukasi batik tulis Bakaran. Pengunjung rata-rata dari rombongan anak sekolah," ungkap Andreas Agus Wibawa kepada Jawa Pos Radar Kudus, Jumat (8/3).
Pengelola batik tulis Bakaran merek Bu Sri Pak Sarni ini menyediakan tempat yang representatif untuk wisata edukasi batik.
Dengan fasilitas yang mendukung untuk kegiatan wisata edukasi.
"Kita edukasi tentang cara membatik, kemudian mengajak pengunjung mewarnai batik dan kita jelaskan juga sejarah batik Bakaran sekaligus bisa belanja batik Bakaran," lanjutnya.
Lokasi wisata edukasi batik tulis Bakaran ini berada di Desa Bakaran Kulon Kecamatan Juwana.
"Sebelum berkunjung rombongan bisa revervasi ke admin 08999067777 untuk nantinya disiapkan, kita didukung trainer batik yang kompeten dibidangnya," imbuhnya.
Lebih lanjut pihaknya berharap setelah berkunjung ke wisata edukasi batik Bakaran ini anak-anak mempunyai pengalaman dan pengetahuan tentang batik.
Sehingga merangsang kecintaan anak-anak terhadap batik dan menjadi bibit pelestari budaya batik di masa mendatang. (aua)
Editor : Achmad Ulil Albab