Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Jaga Kulit Kaki agar Tak Pecah-Pecah

Abdul Rochim • Minggu, 25 Agustus 2024 | 00:34 WIB

 

DIRAWAT: Merawat kaki agar tak pecah-pecah. (SEKAR/RADAR PATI)
DIRAWAT: Merawat kaki agar tak pecah-pecah. (SEKAR/RADAR PATI)

RADARPATI.ID – DOKTER spesialis kulit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kudus dr. Henky Yoga Prasetya, memberikan ulasan menarik tentang cara menjaga kulit kaki agar tidak pecah-pecah saat musim kemarau.

Ia mengatakan, kulit kering pada bagian kaki disebabkan karena suhu panas yang tinggi.

Orang yang terkena paparan sinar matahari langsung mengakibatkan beban kulit semakin berkurang. Termasuk mengurangi minyak pada kulit.

”Karena kondisi tersebut menyebabkan kulit menjadi kering dan keras,” katanya kemarin.

Tidak hanya itu, kondisi kulit kering pada kaki juga dipengaruhi faktor usia yang memiliki beban hormonal. Sehingga menyebabkan kulit kehilangan kelembapan.

Namun, ada pula karena infeksi jamur. Biasanya ciri-ciri penderita akan mengalami kulit bersisik dan pecah-pecah di area telapak kaki.

”Jika sudah seperti itu memang harus diobati. Karena lama kelamaan jamur dapat memakan lapisan keratin,” imbuhnya.

Ia menyebut, orang yang kekurangan nutrisi dan dehidrasi atau kekurangan cairan cenderung mudah terkena kulit kering.

Tidak hanya bagian telapak kaki namun juga seluruh tubuh.

Selain itu, penyakit kronis seperti kecing manis juga membuat kulit mudah kering pada area kaki.

Tapi yang perlu diingat, lanjutnya penggunaan sepatu atau sandal juga bisa membuat kulit kaki menjadi kering.

Seperti menggunakan sepatu yang longgar dan sempit menyebabkan terjadinya gesekan pada kulit.

”Akibatnya membuat trauma pada kulit, seperti kapalan dan iritasi. Lalu penggunaan detergen juga bisa membuat kulit terasa panas daj kering,” jelasnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan dalam merawat kulit kaki tetap sehat.

Adapun yang harus dilakukan, dimulai dengan penggunaan moisturizer seperti emolien dan aloevera pada kulit.

Setelah itu, diimbangi dengan konsumsi makanan bergizi yang mengandung vitamin A, vitamin E, dan omega 3.

Begitu juga dengan membiasakan minum air putih delapan gelas sehari.

Kemudian menggunakan sandal atau sepatu yang pas dan nyaman digunakan.

Pastikan bagian punggung kaki tertutup agar tidak terkena paparan sinar matahari.

Apabila terjadi iritasi cukup serius, penderita disarankan untuk cepat-cepat melakukan konsultasi kepada dokter spesialis.

Supaya mendapatkan penanganan cepat dan aman. (wat/him)

Editor : Abdul Rochim
#vitamin e #nutrisi #dr Loekmono Hadi Kudus #infeksi jamur #kulit #rumah sakit umum daerah #dehidrasi #Omega 3