15 Chromebook SD 1 Tumpangkrasak Digondol Maling, Kerugian Rp 45 Juta

Abdul Rochim • Dipublikasikan Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:31 WIB
BEKAS PENCURIAN: Guru SD 1 Tumpangkrasak Johan Saputra menunjukkan jendela yang dicongkel maling. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)
BEKAS PENCURIAN: Guru SD 1 Tumpangkrasak Johan Saputra menunjukkan jendela yang dicongkel maling. (INDAH SUSANTI/RADAR PATI)

KUDUS – Sebanyak 15 unit Chromebook dan 10 pengisi daya milik SD 1 Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kudus, hilang dicuri.

Akibat kejadian tersebut, sekolah mengalami kerugian sekitar Rp 45 juta. Polisi kini menyelidiki kasus pencurian yang terjadi saat dini hari itu.

Guru SD 1 Tumpangkrasak Johan Saputra mengatakan, kehilangan tersebut pertama kali diketahui pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 08.00.

Saat itu, seorang guru hendak mencari pengisi daya laptop di ruang komputer.

Baca Juga: KPK Bawa Dua Koper dan Salin Data Digital Bea Cukai Kudus

Namun, pengisi daya tidak ditemukan. Setelah diperiksa, belasan Chromebook yang biasanya disimpan di atas meja juga raib.

“Ketika mencari charger, ternyata semua Chromebook hilang. Jumlahnya 15 unit beserta 10 charger,” ungkap Johan.

Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pengawas dan koordinator wilayah (korwil), sebelum meneruskannya ke Polsek Jati.

Johan menjelaskan, Chromebook bantuan pemerintah pusat itu masih dalam kondisi baik dan aktif digunakan siswa untuk mengikuti program pembelajaran coding.

Berdasarkan dugaan awal, pelaku masuk dengan mencongkel jendela ruang komputer.

Rekaman CCTV di sekitar Balai Desa Tumpangkrasak memperlihatkan seseorang mengenakan jaket hitam, membawa senter merah dan tas yang diduga digunakan untuk membawa barang curian.

Pelaku diperkirakan beraksi sekitar pukul 01.00. Dalam rekaman tersebut, orang itu terlihat meninggalkan lokasi dengan berjalan kaki.

Usai dilakukan pemeriksaan di lokasi, ditemukan pula botol kopi kemasan di dalam ruangan.

Johan menduga benda tersebut tertinggal saat pelaku beraksi. Namun, dugaan itu belum dipastikan.

Kapolsek Jati AKP Subkhan membenarkan adanya pencurian tersebut.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan serta bukti, termasuk memeriksa rekaman CCTV.

“Pencurian terjadi pada dini hari dan kami menerima laporan pada pagi harinya. Kami menindaklanjuti dengan melakukan olah TKP,” ujarnya.

Subkhan menegaskan, polisi masih mendalami modus serta mengidentifikasi pelaku. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung. (*)

Editor : Abdul Rochim
pencurian Chromebook Kudus SD 1 Tumpangkrasak pencurian sekolah Jati kerugian Rp 45 juta polsek jati