Peringati Maulid Nabi Muhammad, Radar Kudus Baca Kitab Maulid Al Barzanji

Abdul Rochim • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 19:17 WIB

 

CINTA RASUL: Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi (tiga dari kanan) bersama para karyawan khidmat mengikuti acara peringatan maulid Nabi Muhammad di Joglo Radar Kudus. (GALIH/RADARPATI)
CINTA RASUL: Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi (tiga dari kanan) bersama para karyawan khidmat mengikuti acara peringatan maulid Nabi Muhammad di Joglo Radar Kudus. (GALIH/RADARPATI)

KUDUS – Suasana religius dan penuh kebersamaan terasa di Joglo Radar Kudus, kemarin siang.

Karyawan Jawa Pos Radar Kudus bersama jajaran pimpinan mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 15.00.

Para karyawan mengenakan busana bernuansa putih. Karyawan laki-laki mengenakan atasan putih, sarung, dan peci. Sedangkan karyawan perempuan mengenakan gamis dan kerudung putih.

Baca Juga: Guyur Cekathak Sunan Muria, Warga Colo Kudus Berdoa Minta Hujan

Rangkaian acara diawali lantunan qosidah yang dibawakan Luthfi Haibatillah, staf Radar Kudus Digital, bersama rekan-rekannya. Acara kemudian dipandu Khoirul Anwar, Kepala Radar Kudus Biro Jepara.

Suasana khidmat terasa saat pembacaan Maulid Al Barzanji yang melibatkan jajaran pimpinan Radar Kudus, di antaranya General Manager Radar Kudus Zainal Abidin, Pemimpin Redaksi Radar Kudus Muhammad Ulin Nuha, Kepala Radar Kudus Biro Rembang Ali Mahmudi, serta Staf Administrasi Sri Puji Astuti.

Pembacaan Al Barzanji kemudian diikuti seluruh karyawan. Lantunan pujian kepada Nabi Muhammad SAW menjadi bagian utama peringatan Maulid Nabi.

Acara dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Ali Musthofa, staf Radar Kudus Digital.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan mauidloh hasanah yang disampaikan Redaktur Radar Kudus Abdul Rochim.

Ia mengajak seluruh karyawan menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW.

“Saya mengajak untuk tambah cinta kepada Nabi Muhammad, lewat peringatan maulid nabi ini. Agar mendapat barokah dan syafaat dari Nabi Muhammad,” ujarnya.

Menurut Abdul Rochim, kecintaan kepada Rasulullah dapat diwujudkan dengan memperbanyak salawat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kecintaan kepada Rasulullah tidak hanya diwujudkan melalui peringatan, tetapi juga dengan membiasakan diri dengan bersalawat dalam kehidupan sehari-hari,” ajaknya.

Ia menuturkan, memperbanyak salawat juga dapat menjadi ikhtiar ketika menghadapi berbagai persoalan.

Ia juga mengingatkan harapan umat Islam terhadap syafaat Rasulullah di akhirat.

“Nabi Muhammad akan menunggu umatnya hingga yang paling terakhir, untuk membantu agar masuk surga,” tuturnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh karyawan membiasakan diri mengamalkan salawat.

“Salawat terutama kalau kita amalkan saat malam hari sebanyak 1.000 kali, akan membantu dikabulkan berbagai hajat kita,” ujarnya.

Selain meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah, peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum mempererat hubungan dan kebersamaan seluruh karyawan Radar Kudus.

Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan sambutan Direktur Jawa Pos Radar Kudus Baehaqi.

Ia menyampaikan rasa syukur atas sejumlah perkembangan perusahaan, salah satunya hadirnya mobil baru untuk menunjang operasional ekspedisi koran.

Baehaqi juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media Jawa Pos Radar Kudus.

“Partisipasi seluruh karyawan sangat diperlukan dalam mencaga kepercayaan ini,” tegasnya.

Usai rangkaian acara, Baehaqi bersama karyawan melakukan penandatanganan mobil baru pada bagian atas kap depan.

Prosesi berlangsung dalam suasana kebersamaan dan diiringi lantunan salawat, kemudian disambut tepuk tangan karyawan.

Kegiatan ditutup dengan makan bersama. Uniknya, jajanan Maulid disajikan di dalam nanya, yakni wadah dari anyaman bambu berwarna merah dan hijau.

Penyajian tersebut menjadi bagian dari tradisi golok-golok menthok sebagai ungkapan syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. (dik/lin)

Editor : Abdul Rochim
kitab maulid al barzanji Radar Kudus maulid nabi