Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Gudang Sparepart Motor di Jati Kudus Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Abdul Rochim • Minggu, 5 Juli 2026 | 11:19 WIB
Kebakaran gudang sparepart sepeda motor di Desa Getaspejaten, Kudus pada Minggu (5/7). (Ist)
Kebakaran gudang sparepart sepeda motor di Desa Getaspejaten, Kudus pada Minggu (5/7). (Ist)

KUDUS – Sebuah gudang penyimpanan sparepart sepeda motor di Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, terbakar pada Minggu (5/7) pagi.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik saat aktivitas kerja baru akan dimulai.

Gudang yang berada di RT 10 RW 02 Gang Ontoseno tersebut diketahui milik Novriadi, warga Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, meski api sempat membakar sebagian isi gudang yang berisi bahan-bahan mudah terbakar.

Salah seorang saksi sekaligus saudara pemilik gudang, Pandu Kusuma Adinata, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat itu, karyawan hendak memulai aktivitas dengan menyalakan blower.

"Sekitar pukul 07.30 WIB karyawan menyalakan blower untuk mulai bekerja. Diduga terjadi korsleting listrik. Karena di bagian belakang gudang terdapat tiner, api langsung cepat membesar," ujarnya di lokasi kejadian.

Baca Juga: Cara Pemkab Kudus Siapkan Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

Menurutnya, dua karyawan yang berada di dalam gudang sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun kobaran api terus membesar sehingga mereka meminta bantuan warga sekitar.

Kepala Pelaksana BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kudus, Miftahul Huda, mengatakan proses pemadaman sempat mengalami kendala karena banyak material yang mudah terbakar di dalam gudang.

"Di dalam gudang terdapat tiner, cat, plastik, dan sparepart motor sehingga api cepat membesar. Pemadaman awal menggunakan air belum efektif karena karakter bahan yang terbakar," jelasnya.

Petugas kemudian menggunakan metode pemadaman dengan foam sederhana yang dibuat dari campuran deterjen atau sabun cuci piring.

"Setelah dilakukan pemadaman menggunakan foam, kurang dari 10 menit api berhasil dikendalikan dan akhirnya padam," tambahnya.

Upaya pemadaman dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran.

Rinciannya satu unit BPBD Kudus, dua unit Damkar Satpol PP Kudus, dua unit Damkar Nojorono, dan satu unit Damkar Pura.

Proses pemadaman juga dibantu relawan serta warga sekitar.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.15 WIB setelah petugas berjibaku selama lebih dari satu jam.

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan dan penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. (*/him)

 

Editor : Abdul Rochim
#kebakaran gudang Kudus #gudang sparepart terbakar #korsleting listrik #bpbd kudus