Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

CUKUP MODAL KTP: Warga di Kudus Bebas Nikmati Layanan Kesehatan dan Makan Gratis

Abdul Rochim • Rabu, 10 Juni 2026 | 18:38 WIB

PERIKSA: Sejumlah warga mengikuti cek kesehatan gratis yang digelar oleh DPC PDI Perjuangan Kudus, Rabu (10/6). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR PATI)
PERIKSA: Sejumlah warga mengikuti cek kesehatan gratis yang digelar oleh DPC PDI Perjuangan Kudus, Rabu (10/6). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR PATI)

KUDUS – Program cek kesehatan gratis dan Dapur Marhaen yang diselenggarakan DPC PDI Perjuangan Kudus kembali menarik perhatian masyarakat. 

Ratusan warga memadati lokasi kegiatan di Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Rabu (10/6), untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan sekaligus paket makanan bergizi tanpa dipungut biaya.

Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setiap tanggal 10 setiap bulan. Pelaksanaan kali ini menjadi yang ketiga sejak program diluncurkan.

Baca Juga: TEROBOSAN! RSUD dr Loekmonohadi Kudus Tambah Jam Layanan hingga Malam Hari, Cek Poli Spesialis yang Dibuka

Seluruh pembiayaan berasal dari gotong royong kader partai yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan dan kebutuhan pangan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kudus Achmad Yusuf Roni menjelaskan, masyarakat cukup menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) untuk mengikuti program tersebut.

Tidak ada persyaratan tambahan sehingga warga dapat lebih mudah memanfaatkan layanan yang tersedia.

Menurutnya, kesehatan dan pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus mendapatkan perhatian.

Karena itu, kedua layanan tersebut dipilih sebagai fokus utama kegiatan sosial yang dijalankan secara berkelanjutan.

Dalam pemeriksaan kesehatan, peserta memperoleh berbagai layanan, mulai dari pengukuran indeks massa tubuh, pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga asam urat.

Tenaga medis juga memberikan konsultasi serta tindak lanjut apabila ditemukan keluhan atau indikasi penyakit tertentu.

Selain pemeriksaan kesehatan, peserta mendapat edukasi mengenai tuberkulosis (TBC) sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penyakit menular dan pentingnya deteksi dini.

Yusuf menyebutkan, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut, peserta akan diarahkan ke fasilitas kesehatan yang sesuai.

Dengan demikian, program tersebut tidak hanya berfungsi sebagai layanan skrining kesehatan, tetapi juga membantu masyarakat memperoleh akses pengobatan lanjutan.

Panitia juga menyediakan Dapur Marhaen yang membagikan makanan gratis kepada seluruh peserta. Menu yang disajikan berbeda pada setiap pelaksanaan dan disiapkan oleh pengurus PAC di wilayah yang menjadi lokasi kegiatan.

Setiap kegiatan biasanya menyediakan sekitar 150 hingga 200 paket makanan bergizi, bahkan dapat ditambah jika jumlah peserta meningkat.

Antusiasme masyarakat dinilai cukup tinggi. Sejak pagi hingga menjelang siang, warga terus berdatangan untuk memanfaatkan layanan yang disediakan secara cuma-cuma tersebut.

Program pemeriksaan kesehatan dan Dapur Marhaen dilaksanakan secara bergilir di seluruh kecamatan di Kabupaten Kudus.

Setelah berlangsung di Kecamatan Jekulo, kegiatan berikutnya direncanakan digelar di Kecamatan Jati agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak warga.

Salah seorang peserta, Suminah, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut.

Selain dapat mengetahui kondisi kesehatannya tanpa biaya, ia juga memperoleh makanan gratis setelah mengikuti pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan yang diterimanya pun menunjukkan kondisi kesehatan yang baik. (dik)

Editor : Abdul Rochim
#layanan kesehatan Kudus #Dapur Marhaen #PDI Perjuangan Kudus #makanan gratis warga Kudus #cek kesehatan gratis