Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Terminal Jati Kudus Mulai Dipadati Pemudik, Aktivitas Ramai Saat Malam Hari

Abdul Rochim • 2026-03-19 21:23:27
TIBA: Sejumlah bus pengangkut pemudik tiba di Terminal Tipe A Jati Kudus, Rabu (19/3). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR PATI)
TIBA: Sejumlah bus pengangkut pemudik tiba di Terminal Tipe A Jati Kudus, Rabu (19/3). (ANDIKA TRISNA SAPUTRA/RADAR PATI)

KUDUS – Aktivitas arus mudik di Terminal Tipe A Jati mulai mengalami peningkatan menjelang Lebaran 2026.

Meski belum terlalu signifikan, suasana terminal menunjukkan perbedaan mencolok antara siang dan malam hari.

Koordinator Terminal Jati Kudus, Eli Risandi, menyampaikan bahwa jumlah penumpang mulai naik sejak H-7 Lebaran dengan kenaikan sekitar 20 persen dibanding hari biasa.

Baca Juga: Pesanan Membeludak! Jajanan Gapit Buatan Warga Rutan Kudus Laris Manis Jelang Lebaran

Menurutnya, arus mudik saat ini masih tergolong landai.

Bahkan, pengalaman sebelumnya menunjukkan lonjakan terbesar justru terjadi saat arus balik, khususnya sekitar H+7 Lebaran.

Ia memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 hingga H-1 Lebaran atau sekitar 18–19 Maret, meski hal tersebut tetap bergantung pada kebiasaan masyarakat dan jadwal libur masing-masing.

Berdasarkan data terbaru, pada Rabu (18/3), tercatat sebanyak 103 bus AKAP tiba dengan 1.651 penumpang, sementara jumlah keberangkatan juga mencapai 103 bus dengan 1.381 penumpang.

Untuk bus AKDP, terdapat 13 armada datang membawa 148 penumpang, serta 13 armada berangkat dengan 123 penumpang.

Eli menjelaskan, aktivitas terminal cenderung meningkat pada malam hari.

Sejak sore hingga malam, bus dari berbagai daerah mulai berdatangan, terutama dari rute Semarang–Kudus–Surabaya.

Sementara itu, bus dari wilayah Jabodetabek umumnya tiba pada dini hari.

“Kalau pagi hingga siang, terminal terlihat sepi. Namun saat malam, suasananya ramai dengan lalu lalang bus, bahkan seperti pasar malam,” ujarnya.

Dalam kondisi padat, jumlah bus yang masuk ke terminal bisa mencapai 80 hingga 100 unit per hari.

Sedangkan pada hari biasa berkisar antara 60 hingga 80 unit, dengan sekitar 23 perusahaan otobus yang beroperasi.

Meski begitu, tidak semua penumpang turun di dalam terminal. Sebagian memilih turun di pinggir jalan, sehingga jumlah penumpang yang tercatat tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi sebenarnya.

Terkait tarif, pihak terminal menegaskan tidak ada kenaikan resmi.

Namun, jika ditemukan adanya lonjakan harga di lapangan, operator bus akan diberikan peringatan agar tetap menjaga kewajaran tarif.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pengelola terminal juga telah menyiapkan posko pelayanan.

Selain itu, posko gabungan yang melibatkan kepolisian, BPBD, tenaga kesehatan, dan Dinas Perhubungan juga disiagakan di sekitar area terminal.



Editor : Abdul Rochim
#puncak mudik #pemudik Lebaran #arus mudik 2026 #transportasi darat #arus mudik landai #Eli Risandi #perusahaan otobus #jadwal bus #penumpang bus #posko mudik #Bus AKDP #terminal kudus #jawa tengah #bus akap #terminal jati kudus