Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

KERACUNAN MBG! Siswa di Kudus Mengeluh Pusing dan BAB hingga Tiga Kali saat Malam Hari

Abdul Rochim • Kamis, 29 Januari 2026 | 12:18 WIB
Petugas medis mengevakuasi siswa SMA 2 Kudus keracunan MBG, Kamis (29/1).
Petugas medis mengevakuasi siswa SMA 2 Kudus keracunan MBG, Kamis (29/1).

KUDUS - Gangguan kesehatan massal terjadi di SMA Negeri 2 Kudus pada Kamis (29/1/2026).

Sejumlah pelajar dilaporkan jatuh sakit usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga memaksa pihak sekolah dan tenaga medis bergerak cepat.

Sejak pagi hari, siswa mulai mengeluhkan kondisi tubuh yang tidak normal.

Keluhan yang muncul bervariasi, mulai dari tubuh terasa lemah, pusing, mual, gangguan pencernaan, hingga kesulitan bernapas.

Dalam beberapa kasus, ada siswa yang dilaporkan sempat tak sadarkan diri dan harus segera dievakuasi.

Situasi di lingkungan sekolah pun berubah menjadi siaga.

Ambulans berdatangan secara bergantian untuk mengevakuasi para siswa ke rumah sakit dan pusat layanan kesehatan di wilayah Kabupaten Kudus. Siswa yang menunjukkan gejala langsung mendapat penanganan medis di lokasi sebelum dirujuk.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, dr. Mustiko, menyampaikan bahwa jumlah siswa yang tercatat mengalami keluhan kesehatan terus bertambah.

Hingga pukul 11.00 WIB, pihaknya mencatat sedikitnya 56 siswa masuk dalam daftar penanganan awal.

“Keluhannya tidak sama. Ada yang pusing dan muntah, ada yang diare, bahkan ada yang sesak napas. Sebagian sudah merasa tidak enak badan sejak malam hari setelah makan MBG sehari sebelumnya,” jelasnya.

Ia juga membenarkan adanya siswa yang sempat pingsan.

Namun demikian, seluruh korban berhasil ditangani dengan cepat berkat respons medis yang sigap.

“Ada satu atau dua siswa yang sempat pingsan, tapi semuanya tertangani. Ambulans yang kami kerahkan juga cukup banyak,” tambahnya.

Kesaksian datang dari sejumlah siswa. Galang Arkana Farizki, pelajar kelas X, mengatakan dirinya mengalami sakit perut dan pusing sejak pagi.

Menurutnya, keluhan tersebut baru muncul setelah bangun tidur.

“Saya merasa perut sakit dan kepala pusing dari pagi. MBG hari ini belum saya makan, kemarin juga masih biasa saja,” ucapnya.

Sementara itu, Dewi Aryani, siswi kelas XII, mengaku merasakan gangguan pencernaan usai menyantap menu MBG pada hari sebelumnya.

“Setelah makan kemarin perut sempat sakit, malamnya diare. Sekarang sudah agak mendingan, tapi badan masih lemas dan pusing,” katanya.

Pengakuan serupa disampaikan Travelina Trianova, siswi kelas XII lainnya.

Ia mulai merasakan nyeri perut sejak malam dan bolak-balik ke kamar mandi.

“Semalam sampai tiga kali BAB. Awalnya saya pikir diare biasa. Pagi ini guru mendata yang diare. Menu kemarin soto, ada cambah dan sambalnya. Ayamnya menurut saya agak bau,” ungkapnya.

Hingga laporan ini dibuat, Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus masih melakukan pendataan lanjutan dan pendalaman penyebab kejadian tersebut.

Proses penelusuran sumber dugaan keracunan masih berjalan, sementara pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi. (dik/him)

Editor : Abdul Rochim
#Mbg #SMA 2 Kudus #keracunan MBG di Kudus #Makan Bergizi Gratis (MBG)