Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

RSUD di Kudus Gratiskan Pasien Korban Banjir, Ini Alasannya

Abdul Rochim • Kamis, 15 Januari 2026 | 19:38 WIB

 

PELAYANAN: Tim medis RSUD dr. Loekmono Hadi saat siap siaga melayani pasien. (RSUD dr. LOEKMONO HADI UNTUK RADAR PATI)   
PELAYANAN: Tim medis RSUD dr. Loekmono Hadi saat siap siaga melayani pasien. (RSUD dr. LOEKMONO HADI UNTUK RADAR PATI)  

KUDUS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus membebaskan biaya perawatan bagi warga Kabupaten Kudus.

Pembebasan biaya khusus yang menderita berbagai jenis penyakit akibat dampak bencana banjir.

Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dr. Abdul Hakam menyampaikan hal tersebut seiring ditetapkannya status tanggap darurat bencana.

Ia turut prihatin atas musibah bencana yang sedang melanda serbagai wilayah di Kudus.

Selama masa status tanggap darurat ini, semua pasien yang menjalani perawatan di RSUD dr. Loekmono Hadi, biayanya gratis.

Seperti yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Kudus Nomor 300.2.2/16/2026, Pemerintah Kabupaten Kudus memberlakukan status tanggap darurat bencana pada 12 -19 Januari 2026.

Dokter Hakam menuturkan, hingga saat ini tercatat ada dua warga terdampak banjir yang menjalani perawatan di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.

Satu warga menjalani pengobatan rawat jalan dan satu warga rawat inap.

”Keduanya warga Jetis Kapuan, Kecamatan Jati. Untuk yang rawat jalan keluhannya demam, sementara yang opname ada keluhan nyeri perut dan memiliki riwayat DM,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Abdul Hakam juga mengimbau kepada masyarakat yang terdampak banjir agar tidak menunda untuk memeriksakan kondisi kesehatannya apabila mengalami keluhan.

Pihaknya mengimbau warga yang terdampak banjir untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Hal ini apabila mengalami keluhan seperti demam, diare, penyakit kulit, atau gangguan kesehatan lainnya.

"Jangan menunggu sampai kondisi memburuk, karena penanganan sejak dini akan sangat membantu proses penyembuhan,” ujarnya.

Ia juga berharap agar masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan pascabanjir serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna mencegah munculnya berbagai penyakit.

Pihaknya berharap masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan kualitas air yang digunakan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

"Semoga situasi segera membaik dan warga dapat kembali beraktivitas dengan normal,” pungkasnya. (san/him)

 

Editor : Abdul Rochim
#RSUD dr Loekmonohadi #kudus #gratiskan pasien korban banjir