KUDUS – Insiden berdarah terjadi di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Kota, Kudus, kemarin pagi.
Dua pemuda diduga terlibat perkelahian yang berujung aksi pembacokan.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, peristiwa tersebut terjadi di tepi Jalan Kyai Wahid Hasyim.
Dalam perkelahian itu, salah satu pemuda terkena sabetan senjata tajam hingga mengalami luka parah dan bersimbah darah.
Melihat kondisi korban, warga sekitar segera memberikan pertolongan dengan membawa korban masuk ke sebuah toko di pinggir jalan.
Selanjutnya, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Warga setempat juga mengungkapkan pada malam sebelumnya, kedua pemuda tersebut diketahui sempat mengonsumsi minuman keras dan bernyanyi bersama.
Namun, hingga kini motif perkelahian yang berujung pembacokan tersebut masih belum diketahui.
Lokasi kejadian berada sekitar 20 meter di sebelah utara Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Panjunan, Kudus.
Tim Inafis Polres Kudus terlihat mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: NGERI! Kejar Pendapatan Daerah, Pemkab Kudus Sisir Tempat-Tempat Usaha
Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengungkap penyebab dan kronologi lengkap kejadian.
“Benar, telah terjadi peristiwa pembacokan di wilayah Kelurahan Panjunan,” ujar Subkhan.
Ia menambahkan, hingga saat ini polisi belum dapat menyampaikan secara detail pihak-pihak yang terlibat maupun saksi yang akan dimintai keterangan.
Garis polisi sempat dipasang di lokasi sekitar pukul 07.30, namun kemudian dicabut sekitar pukul 09.00 setelah proses identifikasi awal selesai.
Polisi berencana menggelar perkara hari ini untuk mengungkap lebih lanjut kasus dugaan pembacokan tersebut.
Editor : Abdul Rochim