KUDUS – Rumah Sakit Aisyiyah Kudus terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesehatan anak.
Komitmen ini ditunjukkan melalui layanan pengobatan kaki pengkor (Clubfoot) secara gratis dalam Program Mentari Clubfoot.
Program ini merupakan hasil kerja sama Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) PP Muhammadiyah bersama MiracleFeet.
Kini telah terkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus guna memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.
Program Mentari Clubfoot bertujuan memberikan tatalaksana perawatan anak dengan Clubfoot secara komprehensif.
Dan terpenting lagi layanan ini tanpa biaya.
Meliputi konsultasi dokter, pemasangan gips bertahap, tindakan operasi reparasi tendon (tenotomy) bila diperlukan.
Serta pemasangan sepatu khusus (brace) sebagai terapi lanjutan.
Perwakilan Humas RS ‘Aisyiyah Kudus drg. Ika Oktaviani, menjelaskan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus menjadi langkah strategis.
Ini agar program ini dapat menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan penanganan dini.
Pihaknya berharap program Mentari Clubfoot dapat tersosialisasi lebih luas hingga ke fasilitas kesehatan tingkat pertama.
"Sehingga anak-anak dengan kondisi kaki pengkor dapat segera terdeteksi dan mendapatkan penanganan yang tepat sejak dini,” ujar drg. Ika.
Ia menambahkan penanganan Clubfoot memerlukan proses yang berkesinambungan.
Disamping itu juga peran aktif orang tua dalam mengikuti seluruh rangkaian terapi yang telah ditentukan tim medis.
Penanganan yang tepat sejak awal akan memberikan hasil yang optimal bagi tumbuh kembang anak.
Program ini berkat sinergi antara MPKU PP Muhammadiyah, MiracleFeet, Dinas Kesehatan Kudus, dan RS ‘Aisyiyah Kudus.
Program Mentari Clubfoot diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam upaya pencegahan disabilitas serta meningkatkan kualitas hidup anak-anak di Kabupaten Kudus dan sekitarnya.
RS ‘Aisyiyah Kudus mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan ini.
Pihaknya juga mengajak segera berkonsultasi apabila menemukan tanda-tanda kaki pengkor pada anak.
”Mari Peduli Sesama, Untuk Langkah yang Seimbang,” jelasnya. (san/him)
Editor : Abdul Rochim