Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Kudus Fashion Week 2025 Diramaikan 40 Brand Lokal, Buat Ibu-Ibu Merapat!

Abdul Rochim • Jumat, 7 November 2025 | 01:59 WIB

 

TAMPIL MEMESONA: Model memakai fashion koleksi untuk baju lebaran yang akan tampil di KFW.
TAMPIL MEMESONA: Model memakai fashion koleksi untuk baju lebaran yang akan tampil di KFW.

KUDUS – Brand fashion lokal kembali tampil melalui ajang Kudus Fashion Week (KFW) 2025 dengan nuansa baru.

Even tahunan ini mengangkat tema “Gaya Raya” yang menampilkan koleksi baju-baju lebaran yang elegan dan mewah.

Penyelenggara KFW sekaligus Owner Aris Magenta mengatakan, acara ini akan berlangsung selama empat hari di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Mulai Kamis (6/11) sampai Minggu (9/11) 2025.

”Ada festival kopi yang akan berkolaborasi dengan Komunitas Ekonomi Kreatif (KEK), lomba seduh kopi dan perform musik. Puncaknya fashion show dari produk lokal Kudus dan sekitarnya. Lalu, ditutup dengan lomba senam dan lomba fashion show anak-anak pada Minggu (9/11) 2025,” ungkapnya.

KFW menampilkan sekitar 40 brand fashion, berupa stand dan fashion show brand lokal.

Aris mengatakan, KFW menjadi ajang untuk memperkenalkan brand-brand fashion, terutama yang baru merintis nama.

Kata Aris, tahun ini akan ada 10 brand fashion baru yang ikut memeriahkan stand-stand fashion di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

”KFW ini sangat berdampak bagus dalam pengenalan brand baru dan pemasaran produk, nanti akan ada 10 brand fashion baru yang ikut yang mana ownernya itu masih muda usianya di bawah 30 tahun,” bebernya.

Secara spesifik, koleksi busana yang akan ditampilkan akan bernuansa “romantic fresh” dengan perpaduan warna pink dan hijau. Di samping itu, juga akan tampil model baju glamor dengan warna mahogani dan emerald.

”Kami pilih koleksi baju lebaran karena sebentar lagi akan mendekati Hari Lebaran, jadi brand-brand fashion sedang fokus membuat koleksi sarimbi untuk lebaran. Harapannya ya koleksi mereka bisa menjadi pilihan masyarakat,” imbuhnya.

Aris menghatakan KFW diselenggarakan dengan tujuan utama untuk mewadahi para pelaku usaha fashion lokal, agar lebih dikenal luas. Sehingga, geliat ekonomi di bidang fashion bisa terus berputar dan brand lokal semakin naik kelas.

Dyah Flower, pemilik brand DF dari Jepara, mengaku tertarik meramaikan KFW 2025, usai merasakan dampak dari event pameran fesyen yang digelar di Jepara pada April 2025. Kenaikan penjualan dinilai bisa sampai 70 persen.

”Saya termasuk brand baru, pernah ikut acara yang sama pas di Jepara bulan April 2025 kemarin. Itu sangat luar biasa sekali dampaknya, brand saya naik dikenal luas dari situ. Makanya ini saya ikut lagi, yang KFW baru pertama kali,” katanya.

Adapun koleksi yang akan dipamerkan oleh Dyah, mulai dari model gamis hingga kasual. Koleksi miliknya cenderung memiliki warna yang berani dan cetar, seperti warna merah menyala. Ia telah menyiakan koleksi khusus untuk KFW nanti.

”Gak sabar, semoga saja nanti masyarakat bisa tertarik dengan koleksi-koleksi dari DF,” harapnya. (san/him)

 

 

Editor : Abdul Rochim
#Kudus Fashion Week 2025 #brand lokal