Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Ekonomi Kudus Melesat, 5.821 Keluarga “Lulus” dari Program PKH, Bukti Nyata Kemiskinan Mulai Turun!

Alfian Dani • Jumat, 31 Oktober 2025 | 04:21 WIB
ILUSTRASI ChatGPT
ILUSTRASI ChatGPT

 

KUDUS – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Kudus. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mencatat sebanyak 5.821 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) resmi lulus atau “graduasi” dari Program Keluarga Harapan (PKH) pada semester I tahun 2025.

Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa kondisi ekonomi masyarakat Kudus terus menunjukkan perbaikan.

Peningkatan ini terungkap dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial yang digelar Dinas Sosial P3AP2KB Kudus, Selasa (29/10).

Acara tersebut diikuti oleh pendamping PKH dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari seluruh wilayah Kudus, yang selama ini menjadi ujung tombak pemberdayaan sosial masyarakat.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan pentingnya peran para pendamping sosial sebagai bagian dari sistem jaring pengaman sosial.

Mereka tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mendampingi keluarga penerima manfaat agar mampu mandiri.

“Pendamping berperan memastikan agar masyarakat tidak kembali jatuh miskin. Dari yang tadinya di desil 5, jangan sampai turun jadi desil 4,” ujar Sam’ani.

Bupati juga menyoroti perlunya validasi dan verifikasi data penerima bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.

“Masih ada penerima bantuan yang sebenarnya sudah sejahtera, bahkan punya rumah atau kendaraan bagus, namun belum terhapus dari data DTKS. Pendamping harus berani melakukan klarifikasi di lapangan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3AP2KB Kudus, Putut Winarno, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para pendamping agar lebih efektif dalam mendorong keluarga penerima menuju kemandirian.

“Graduasi merupakan bukti keberhasilan pendampingan. Dari desil 4 naik ke desil 5, lalu ke desil 6. Kalau sudah mandiri, mereka keluar dari program. Ini capaian nyata penurunan kemiskinan di Kudus,” jelas Putut.

Berdasarkan data Dinsos P3AP2KB, berikut sebaran jumlah keluarga yang telah lulus PKH di beberapa kecamatan di Kudus:

Total keseluruhan penerima PKH di Kudus mencapai 26.830 keluarga, dengan tingkat kelulusan 22 persen pada triwulan III tahun 2025.

Secara keseluruhan, Kabupaten Kudus masih memiliki sekitar 314 ribu jiwa penerima PBI (Penerima Bantuan Iuran), serta 29 ribu KPM PKH aktif dan 30 ribu penerima manfaat bantuan sosial lainnya.

Meski demikian, angka graduasi yang terus meningkat menjadi bukti nyata bahwa upaya pemberdayaan sosial dan ekonomi di Kudus mulai membuahkan hasil.

Langkah ini juga menunjukkan komitmen Pemkab Kudus untuk terus mendorong masyarakatnya menjadi lebih sejahtera dan mandiri, menuju Kudus Hebat Tanpa Kemiskinan.(*)

Editor : Alfian Dani
#berita kudus #Samani Intakoris #pkh kudus #ekonomi kudus #dinsos kudus