KUDUS, RadarPati.ID - Si jago merah melalap kandang ayam di RT 7/1, Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo , pada Rabu (11/9) pagi. Imbas kebakaran tersebut sebanyak 36 ribu ayam mati terpanggang.
Kasi Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Munaji mengatakan, kadang ayam milik Diah Wiharsi warga Desa Hadipolo terbakar sekitar pukul 05.08 pagi.
Kandang seluas 1.200 meter persegi itu terbakar diduga dikarenakan korsleting arus litik. Akibatnya, api menjalar keseluruh kandang ayam tersebut.
Dan mengakibatkan kandang ayam di Desa Hadipolo tersebut ludes terbakar.
”Diperkirakan dari kosleting listrik instalasi pengatur suhu yang mengenai lantai dan dinding bangunan lalu merambat ke 45 tabung gas yang tersebar di beberapa titik kandang,” katanya.
Munaji menambahkan, dari kesaksian warga sekitar titik api berasal di lantai dua bangunan. Berjalannya waktu, api semakin membesar.
Warga di sekitar lokasi tak berani memadamkan api tersebut.
Sementara itu, kondisi kandang ayam terbakar tersebut berdekatan dengan rumah warga. Beruntung api tak menyambar atau merembet ke rumah warga.
”Kondisi kandang baru dimasukan 36.000 bibit ayam pop pada dua hari yang lalu. Dan kini belum sempat panen,” jelasnya.
Untuk menjinakkan api tersebut, sebanyak enam mobil Damkar diterjunkan di lokasi kebakaran.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.40. Atau membutuhkan waktu kurang lebih dua jam.
Akibat kebakaran tersebut, BPBD mentaksir kerugian yang diderita oleh korban senilai miliaran rupiah.
Barang-barang atau aset tak tersisa akibat si jago merah itu. (gal/him)