KOTA, RADARPATI.ID – Kabupaten Kudus mengirimkan 44 atletnya untuk berlaga di Pekan Olaharaga Nasional (PON) Aceh.
Para atlet yang berangkat ini diminta bermain los dol tanpa beban.
Para atlet ini dilepas Pj Bupati Kudus, M. Hasan Chabibie di Pendapa Kabupaten Kudus kemarin.
44 atlet ini diberikan uang saku keberangkan oleh Pemkab Kudus sebesar Rp 10 juta.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus, Sulistiyanto mengatakan, para atlet akan berlaga dan bertanding di 14 nomor Cabor.
Antaralain, Cabor tenis meja, wood ball, tarung drajat, sambo, pentaque, badminton, panjat tebing, pencak silat, judo, dan gulat.
Sulis berpesan kepada para atlet ini agar menguatkan mental sebelum dan saat bertanding.
Walaupun mereka sebelumnya telah menjalani latihan.
Menurutnya saat menjadi atlet dulu, kemampuan saja tidaklah cukup.
Perlu adanya ikhtiar batin yang dijalankan.
”Tidak cukup kemampuan saja, doa lebih penting. Kalau dikarenakan akhlda doa yang tulus dan ikhlas maka membuahkan hasil yang maksimal,” mintanya.
Baca Juga: Persiku Bakal Jalani Uji Coba Terakhir Lawan Tim Lokal Harapkan Skema Permainan Berjalan Baik
Sementara itu, Pj Bupati Kudus, M. Hasan Chabibie mengatakan, 44 atlet ini tentunya senang sekali dan bangga bisa mewakili Kabupaten Kudus di PON Aceh.
Keberangkatan mereka terselip tugas dan tanggung jawab untuk membayar kepercayaan.
Namun tanggung jawab tersebut diharapkan tidak membebani mereka saat berlaga.
Di belakang para atlet, kata Hasan ada dorongan doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Kudus.
Oleh karena itu, doa tersebut diharapkan pemacu penyemangat para atlet yang berlaga.
”Jadikan ini sebagai penyemangat dan main los dol tanpa beban. Saya harapkan jangan main tanpa beban,” harapnya.
Sementara terkait bonus dipastikan akan diberikan usai PON. Hasan juga berpesan kepada para atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas saat bertanding. (gal/him)
Editor : Abdul Rochim