KUDUS, RADARPATI.ID - Momentum perayaan Hari Kemerdekaan ke 79 Republik Indonesia menjadi berkah tersendiri bagi perajin piala.
Salah satunya perajin piala Gemilang 99 Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus yang ramai selama acara Agustusan.
Penjualan piala meningkat 80 persen dari hari biasanya. Keramaian itu bahkan dimulai sejak akhir Juli sampai dengan awal September 2024.
Pemilik produsen piala Gemilang 99, Mubarok mengatakan, selama Agustusan pihaknya menerima pemesanan hingga seribu sampai lima ribu piala.
Sedangkan dalam satu hari, pihaknya bisa memproduksi 100-200 piala.
Kebanyakan pembeli merupakan dari kalangan masyarakat yang menggelar lomba 17 Agustus.
Baik antar RT dan RW. Selain itu, juga dari kalangan instansi pemerintah dan sekolah.
"Puncak keramaian pesanan itu setelah 17 Agustus. Karena masih banyak masyarakat yang menggelar lomba, " katanya kemarin.
Ia menyebut, kebanyakan pembeli membeli piala ukuran 20 sentimeter karena memiliki harga yang murah.
Terdapat beberapa jenis piala yang disediakan, mulai dari bahan plastik, marmer, dan kayu.
Piala dijual dari harga Rp 16 ribu sampai dengan Rp 1 juta dengan ukuran piala setinggi 160 sentimeter.
"Pembeli biasanya membeli dalam satu set. Itu terdiri dari piala juara satu, dua, dan tiga, " terangnya.
Tidak hanya dari wilayah lokal, pembeli kebanyakan datang dari luar Kabupaten Kudus. Seperti Pati, Demak, Jepara, dan Purwodadi.
Selama momen Agustusan, Mubarok mengaku sempat kewalahan melayani pembeli.
Ia bahkan mengambil tenaga kerja tambahan untuk membantu menyelesaikan pesanan.
"Setiap hari yang bekerja di sini itu ada dua karyawan. Karena pesanan ramai jadi kami tenaga dari luar, kami beri kerjaan dari rumah, " imbuhnya.
Selain piala, pihaknya juga menyediakan kebutuhan perlombaan lainnya. Diantaranya tropi, medali, plakat, dan lain-lain. (wat/him)