KUDUS, RADARPATI.ID – Pasangan Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Hartopo-Mawahib tengah mengatur strategi pemenangan di Pilkada November nanti.
Walaupun belakangan ini, mereka berdua terlihat landai dalam menggaet pendukung di akar rumput.
Bacawabup Kudus Mawahib Afkar mengatakan, dia bersama Hartopo memastikan diri tetap mendaftar ke KPU pada Kudus 27 Agustus nanti.
Terkait gerakan yang dilakukan untuk galangan dukungan, pihaknya menunggu arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terlebih dahulu.
Kunci saat ini, mengedepankan fungsional dan efektivitas pergerakan pemenangan.
Di samping itu, Mawahib memaklumi konstelasi politik yang terjadi belakangan ini, tidak seperti tahun lalu. Hal ini tentunya di luar prediksi.
”Kami santai, mengedepankan politik riang gembira dan santun. Masalah gambar Insya Allah pasti ada (disiapkan),” jelasnya.
Selama ini, timnya telah bergerak untuk mensolidkan barisan. Bahkan sudah dua tahun lalu. Ia turun ke akar rumput untuk menyapa konstituen dan membentuk tim pemenangan.
Mawahib menuturkan, pergerakan dalam menggalang dukungan pemenangan telah disusun secara matang.
Pihaknya mempertimbangkan faktor sistematika dan timeline yang telah direncanakan.
Terkait konsolidasi internal di tiap partai politik, juga telah dilaksanakan. Baik dari Gerindra dan Golkar.
Dalam waktu dekat, kedua partai politik ini akan duduk bersama untuk konsolidasi pemenangan.
Sekretaris DPD Partai Golkar Kudus ini mengakui, perbedaan pilihan dan dukungan belakangan ini terjadi internal partai.
Hal tersebut dianggap wajar dan menjadi bagian hidupnya demokrasi yang sehat.
”Saya menghormati adanya perbedaan. Di Golkar ada beda dukungan dan itu wajar,” katanya.
Tapi, pihaknya optimistis apabila perintah DPP Golkar turun, seluruh kader akan tegak lurus dengan instruksi parpol berlogo pohon beringin itu. (gal/lin)
Editor : Abdul Rochim