KUDUS, RADARPATI.ID – Usai pemupukan pada rumput lapangan, Stadion Wergu Wetan memasuki tahap pengecatan. Cat yang semula hijau diganti warna kebesaran Persiku, biru.
Diberitakan sebelumnya, upaya pembenahan rumput dilakukan berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Pertanian (Dispertan).
Rumput Stadion Wergu Wetan disemprot dengan pupuk cair dengan media drone. Ini untuk mengejar kesuburan rumput di lapangan.
Dari pantauan di lapangan kemarin, para perkerja tampak mengganti warna di Stadion Wergu Wetan.
Terlihat para pekerja mengganti cat di tribun sisi timur dan barat. Selain tribun yang diganti warna, ruang ganti pemain juga turut diubah.
Plt Kabid Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Widhoro Heriyanto mengatakan, cat di Stadion Wergu Wetan akan diubah seluruhnya.
Mulai bagian pada tribun penonton, ruang ganti pemain, dan dinding bagian luar stadion.
Terkait pemilihan warna ini, akan diganti dengan biru. Ini disesuaikan dengan warna kebesaran Persiku selama ini.
”(Penggantian warna biru) bukan ada maksud lain. Warna biru sesuai dengan jersey Persiku,” ungkapnya.
Selain pengecatan, nantinya akan ditambah fasilitas lain di ruang ganti pemain. Fasilitas apa saja yang dibutuhkan, menjadi kewenangan dari manajemen.
Sementara untuk pengecatan markas Persiku ini, telah berlangsung mulai Senin (1/7) lalu. Pengecatan ditargetkan selesai pada Jumat (12/7) pekan depan.
”Kami juga akan mengecek sistem drainase. Jangan sampai ketika nanti pertandingan di musim hujan lapangan tergenang,” ungkapnya.
Terpisah, Panitia Penyelenggara (Panpel) Pertandingan Persiku Liga 2 Muhammad Malik Yusuf mengatakan, pihaknya mengoptimalkan renovasi untuk menambal kekurangan di Stadion Wergu Wetan.
Ini diupayakan agar Persiku bisa bermain di kandangnya sendiri.
”Ini PR (pekerjaan rumah) bersama. Kami selalu berkomunikasi dengan Disdikpora. Ketika ada beberapa item yang kurang akan diperbaiki,” katanya.
Lebih jauh, dia telah berkomunikasi dengan tim verifikator PSSI terkait fasilitas-fasilitas di stadion yang perlu diperbaiki.
Pihaknya telah diberikan tujuh poin perbaikan, agar dimaksimalkan.
”Semoga saja bisa masuk klasifikasi D. Kami mengejar itu. Agar stadion ini bisa menjadi pertimbangan menggelar pertandingan Liga 2,” harapnya. (gal/lin)
Editor : Abdul Rochim