Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Seorang Dokter di Kudus Nyalon Lewat PPP, Apa Motivasinya?

Galih Erlambang Wiradinata • Selasa, 14 Mei 2024 | 21:50 WIB

 

NIAT SERIUS: Imam Baikuni menyerahkan berkas pendaftaran Bacabup dan Bacawabup ke Sekretaris PPP Fatchul Munif kemarin.  ( GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)   
NIAT SERIUS: Imam Baikuni menyerahkan berkas pendaftaran Bacabup dan Bacawabup ke Sekretaris PPP Fatchul Munif kemarin. ( GALIH ERLAMBANG W/ Radar Kudus)  

KUDUS, RADARPATI.ID - Kakak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus, Irwansyah, Imam Baikuni menunjukkan sikapnya maju ke kontestasi Pilbup Kudus.

Imam mendaftarkan diri melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kudus kemarin.

 Selain melalui PPP, Imam juga akan mendaftarkan diri sebagai Bacabup ke dua partai lainnya.

Sosok pengusaha ini, akan mendaftarkan diri melalu Partai Hanurra dan Demokrat.

 Saat mendaftarkan diri lewat PPP Imam didampingi oleh tim dan relawannya.

Di samping itu, turut juga hadir adiknya Irwansyah yang mendampingi Imam menyerahkan berkas pendaftaran ke PPP.

Sosok Imam Baikuni merupakan pemilik Rs Kumalasiwi. Ia dulu sempat praktik di sana sebagai dokter umum.

Namun saat ini dirinya tengah fokus mengurus bisnis financenya.

Saat ditemui, Imam Baikuni menyampaikan, kedatangannya ke kantor DPC PPP adalah untuk mendaftar Cabup dan Cawabup Kudus serta menyerahkan berkas.

Pihaknya tidak menutup kemungkinan akan mendaftar di luar tiga partai tersebut.

Iamenambahkan, pertamakali ia mendaftarkan diri ke PPP. Dipilihnya PPP pertamakali atas saran orangtuanya beserta istrinya.

 ”Akhirnya jam 09.00 tanggal 13 Mei kami mendaftarkan pertamakali.

Tidak menutup kemungkinan (Golkar) juga akan mendaftar,” katanya.

 Terkait adanya Sekretaris DPD Golkar Mawahib yang maju sebagai Cabup Kudus, kata Imam menanggapi dengan santai.

Ia berharap ke depan bisa bekerja sama dengan Mawahib.

 ”Nanti lihat ke depannya (Berpasangan atau tidak) tidak hanya dari Golkar, saya akan rangkul semuanya dari partai lainnya,” ungkapnya.

 Sementara terkait program kerja untuk memimpin Kudus nanti, Imam berkomitmen akan melanjutkan program yang sudah ada dan dinilai itu baik.

Serta mewujudkan Kudus lebih baik ke depan.

Dalam menyusun visi dan misi membutuhkan penyanding atau pasangan guna menyatukan pikiran.

 Pria yang juga mempunyai gelar dokter ini, optimis bisa bersaing dengan para politsi kawakan yang nyalon bupati.

 ”Saya juga pendatang baru, dan harus merangkul semuanya dan menerima saran dari semuanya,” katanya.

 Target yang diusung Imam tak muluk-muluk dalam memperolehkan rekom.

Ia akan menerima keputusan apabila direkomendasikan memperoleh kursi Bacabup maupun Bacawabup.

Yang terpenting adalah ada aliran dukungan masyarakat.

 Sekretaris DPC PPP Kudus, Moh. Fatchul Munif mengatakan, sampai dengan yang telah mengembalikan berkas pendaftaran ada tiga calon.

Diantaranya, Masan, Mawahib, dan Imam Baikuni.

Sementara Sam’ani-Bellinda, Sugeng SP, Fatiq hingga kini belum ada konfirmasi mengembalikan berkas.

 ”Pendaftaran dan pengembalian berkas kambi batasi hingga akhir bulan ini,” imbuhnya.

 Munif menambahkan, terkait berkas tersebut akan diserahkan langsung ke DPP. Rekomendasi sepenuhnya adalah kewenangan DPP.

Sementara DPC PPP Kudus juga akan memberikan saran kepada DPP untuk memberikan rekom ke salah satu calon yang dianggap sungguh-sungguh Nyabup. (gal/him)

 

  

Editor : Abdul Rochim
#kudus #Cabup #pilkada