Tradisi Sambut Ramadan di Desa Kandangmas
KUDUS, RADARPATI.ID - Masyarakat Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kudus menggelar tradisi sedekah sewu sempol atau seribu sempol ayam.
Tradisi ini diselenggarakan setiap hari kamis terakhir bulan Sya'ban atau Ruwah istilah bulan Jawa.
Kebiasaan ini sudah dilakukan masyarakat dari turun temurun untuk mendoakan leluhur mereka jelang puasa Ramadan.
Lokasi sedekah sewu sempol berada di Punden Keramat Raden Dewi Ayu Nawangsih dan Raden Bagus Rinangku.
Masyarakat membawa sempol dan nasi untuk dikumpulkan menjadi satu.
Sempol yang dikumpulkan ditumpuk ke dalam tampah membentuk gunungan sempol, kemudian didoakan dan dibagikan ke masyarakat kembali untuk dimakan bersama.
Menurutnya, masyarakat bahkan rela libur kerja hanya untuk mengikuti tradisi sewu sempol.
Sebab, mereka memiliki kepercayaan jika meninggalkan tradisi tersebut akan mendapatkan kesialan.
Selain masyarakat lokal tradisi sewu sempol juga diikuti warga luar daerah. Diantaranya, Demak, Jepara, Pati, Grobogan, dan lain-lain.
Baca Juga: Pemkab Blora, Gelontorkan Rp 600 juta Percantik Alun-Alun
"Mereka datang dengan membawa hajat masing-masing. Ada yang meminta rezeki, jodoh, dan kesehatan, " katanya kemarin.
Salah satunya Sri, 57, warga asal Jepara. Ia bersama dengan keluarga mengaku rutin menghadiri tradisi sewu sempol jelang puasa Ramadan.
Sama dengan masyarakat lokal. Perempuan berjilbab itu juga membawa sempol untuk ikut didoakan dan dimakan bersama dengan keluarga, dengan harapan mendapatkan keberkahan dari putri Sunan Muria, Raden Dewi Ayu Nawangsih.
"Ke sini ya karena ingin memint karomah dan berkah wali Allah, " ungkapnya. (wat/ade)
Editor : Alfian Dani