Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Ini 7 Fakta Candi Kayen di Pati yang Menjadi Jejak Penyebaran Hindu di Jawa

Mahendra Aditya Restiawan • 2024-08-02 03:16:16
ILUSTRASI: Candi Kayen, Pati. (sumber: tangkapan layar Youtube)
ILUSTRASI: Candi Kayen, Pati. (sumber: tangkapan layar Youtube)

PATI, RADARPATI.ID - Candi Kayen dikenal sebagai Candi Miyono karena akses lokasinya berada di Pedukuhan Miyono.

Banyak misteri tentang penemuan ini. Berikut adalah 7 fakta tentang Candi Kayen Pati:

1. Penemuan Awal: Candi Kayen ditemukan pada tahun 2009 di Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Candi ditemukan saat masyarakat sedang melakukan pembangunan masjid di komplek makam Ki Ageng Dharmoyono dan Makam Empu Sombro.

2. Struktur Candi: Candi Kayen terdiri dari dua bangunan utama yang masih mempertahankan bagian kaki.

Candi induk memiliki ukuran 5,9 meter x 5,9 meter, sementara candi perwara berukuran 4,6 meter x 2,7 meter. Bangunan ini terbuat dari batu bata merah.

3. Arsitektur Hindu: Corak arsitektur candi menunjukkan pengaruh Hindu dengan kemuncak berundak.

Salah satu ciri khas arsitektur Hindu kuno.

Temuan artefak seperti antefiks, lapik, umpak, dan Arca Siwa Mahakala juga menguatkan aspek keberadaan Hindu di situs ini.

4. Lokasi Strategis: Terletak di Dukuh Buloh, Desa Kayen, akses ke Candi Kayen memerlukan perjalanan sekitar 20 kilometer atau sekitar 30 menit dari Kota Pati.

Itu melalui jalan pertanian di tengah persawahan dan hutan jati.

5. Pentingnya Cagar Budaya: Candi Kayen telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah.

Candi ini memiliki nilai historis dan arkeologisnya yang tinggi dalam sejarah Jawa.

6. Peran dalam Sejarah: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Candi Kayen diyakini menjadi salah satu pintu masuk awal dari kebudayaan India ke Jawa pada abad ke-7 hingga ke-9 Masehi.

Ini memengaruhi perkembangan budaya dan arsitektur di pulau Jawa.

7. Tantangan Pelestarian: Meskipun menjadi cagar budaya, Candi Kayen masih menghadapi tantangan dalam upaya pelestarian.

Termasuk perluasan penelitian dan pengelolaan yang lebih baik untuk mempertahankan integritas situs ini sebagai warisan berharga.

Fakta-fakta ini menggambarkan pentingnya Candi Kayen sebagai bagian integral dari sejarah dan kebudayaan Jawa.

Serta tantangan yang dihadapi dalam menjaga warisan budaya ini untuk generasi mendatang. (*/him)

Editor : Abdul Rochim
#fakta #hindu #arsitektur #pati #cagar budaya #fakta-fakta #jawa #Candi Kayen #india #Candi Miyono #sejarah