Jumat Wage Menurut Primbon Jawa: Neptu 10, Watak, Jodoh hingga Rezeki

Abdul Rochim • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 12:03 WIB
Weton Jumat Wage. (AI Gemini/ABD. ROCHIM)
Weton Jumat Wage. (AI Gemini/ABD. ROCHIM)

RADARPATI.JAWAPOS.COM – Weton kelahiran masih menjadi bagian dari tradisi masyarakat Jawa. Salah satu yang memiliki beragam tafsir dalam Primbon Jawa adalah Jumat Wage.

Dalam perhitungan weton, Jumat Wage memiliki jumlah neptu 10.

Nilai tersebut berasal dari hari Jumat yang memiliki neptu 6 dan pasaran Wage dengan nilai 4.

Dalam kepercayaan Primbon Jawa, angka neptu tersebut kemudian digunakan untuk menafsirkan berbagai sisi kehidupan seseorang, mulai dari karakter, hubungan asmara, rezeki hingga pekerjaan.

Baca Juga: 8 Weton Tibo Sri Menurut Primbon Jawa, Dipercaya Punya Rezeki Lancar

Namun, berbagai ramalan tersebut merupakan bagian dari kepercayaan dan budaya Jawa. 

Tafsirnya juga dapat berbeda antara satu sumber Primbon dengan sumber lainnya.

Karakter Jumat Wage

Jumat Wage dalam sejumlah tafsir Primbon Jawa digambarkan sebagai pribadi yang memiliki kepedulian terhadap orang lain.

Weton ini disebut berada di bawah pengaruh Lintang Magelut serta Laku Pandito.

Pengaruh tersebut dikaitkan dengan sifat suka menolong, berhati lembut dan memiliki kemampuan berpikir yang baik.

Pemilik weton Jumat Wage juga digambarkan sebagai pribadi yang aktif dan bersemangat.

Mereka disebut mudah bergaul sehingga dapat membangun hubungan dengan orang dari berbagai usia.

Dalam lingkungan pertemanan, Jumat Wage juga kerap digambarkan sebagai sosok yang royal dan murah hati.

Memiliki Sisi yang Perlu Dikendalikan

Di balik sejumlah karakter positif tersebut, Primbon Jawa juga memberikan gambaran mengenai sisi kurang baik Jumat Wage.

Beberapa tafsir menyebut pemilik weton ini dapat memiliki sifat mudah membanggakan diri, tinggi hati atau terlihat angkuh.

Mereka juga disebut bisa sulit melupakan perlakuan buruk dari orang lain.

Jika tidak dikendalikan, sifat tersebut dipercaya dapat memicu persoalan dalam hubungan sosial maupun asmara.

Dalam tradisi Jawa, upaya seperti ruwatan terkadang dikaitkan dengan usaha untuk menghilangkan atau menetralisasi hal-hal yang dianggap kurang baik.

Namun, praktik dan makna ruwatan sendiri berbeda-beda sesuai tradisi dan keyakinan masing-masing.

Jodoh Jumat Wage

Dalam urusan pasangan, sejumlah perhitungan Primbon Jawa menyebut Jumat Wage memiliki kecocokan dengan weton yang mempunyai neptu 9 atau 14.

Beberapa weton yang masuk dalam hitungan tersebut antara lain Senin Legi, Rabu Pon, Minggu Pahing, Sabtu Legi, Jumat Kliwon dan Minggu Wage.

Menurut tafsir Primbon, kombinasi tersebut dianggap dapat membawa hubungan yang harmonis dan langgeng.

Meski demikian, kecocokan pasangan dalam kehidupan nyata tentu tidak hanya ditentukan berdasarkan weton.

Komunikasi, kesamaan tujuan, komitmen dan cara menyelesaikan masalah juga menjadi bagian penting dalam hubungan.

Rezeki dan Masa Kejayaan

Soal rezeki, Jumat Wage dalam sejumlah tafsir Primbon disebut menghadapi tantangan ekonomi ketika masih berusia muda.

Neptu 10 kemudian dikaitkan dengan perjalanan rezeki yang tidak selalu berjalan mulus.

Namun, kondisi tersebut dipercaya dapat berubah seiring bertambahnya usia.

Salah satu tafsir menyebut periode usia 30 hingga 35 tahun sebagai fase ketika pemilik Jumat Wage mulai memasuki masa keberhasilan atau peningkatan kehidupan ekonomi.

Dalam kepercayaan tersebut, kerja keras, kejujuran dan rasa syukur tetap dianggap penting untuk menjaga keberuntungan.

Karier yang Cocok

Jumat Wage juga memiliki tafsir tersendiri mengenai bidang pekerjaan.

Beberapa sumber Primbon menyebut weton ini lebih sesuai dengan pekerjaan yang berkaitan dengan benda mati atau bidang industri.

Contohnya pekerjaan di pabrik, industri maupun instansi tertentu.

Sebaliknya, pekerjaan sebagai petani atau peternak disebut kurang sesuai dalam tafsir tersebut.

Namun, hal ini merupakan ramalan tradisional dan bukan ukuran kemampuan seseorang.

Pilihan karier tetap dipengaruhi oleh pendidikan, keterampilan, kesempatan dan keputusan pribadi.

Aura Spiritual Jumat Wage

Dalam kepercayaan Primbon Jawa, Jumat Wage juga dikaitkan dengan aura yang bersifat sejuk seperti air.

Gambaran tersebut membuat pemilik weton ini dipercaya memiliki pembawaan teduh, tenang dan berwibawa.

Aura tersebut disebut dapat membuat orang lain merasa nyaman ketika berada di dekatnya.

Pada akhirnya, berbagai tafsir mengenai Jumat Wage merupakan bagian dari warisan budaya dan kepercayaan masyarakat Jawa.

Weton dapat menjadi bahan untuk mengenal tradisi, tetapi kehidupan seseorang tetap dipengaruhi oleh pilihan, usaha dan keadaan nyata yang dihadapinya.(*)

Editor : Abdul Rochim
Jumat Wage weton Jumat Wage neptu Jumat Wage jodoh Jumat Wage Primbon Jawa