RADAR PATI – Perhitungan weton masih menjadi bagian dari tradisi masyarakat Jawa.
Selain digunakan untuk melihat kecocokan pasangan, weton juga kerap dikaitkan dengan karakter, rezeki, hingga perjalanan kehidupan seseorang.
Salah satu istilah yang dikenal dalam penafsiran Primbon Jawa adalah Tibo Sri.
Dalam kepercayaan tersebut, Tibo Sri dikaitkan dengan keberuntungan dalam urusan rezeki dan kehidupan yang berkecukupan.
Baca Juga: Weton Minggu Legi dan Selasa Wage, Neptu 17: Begini Ramalan Jodoh dan Rezekinya
Sejumlah weton dipercaya memiliki karakter yang mendukung datangnya peluang, baik melalui pekerjaan, usaha maupun hubungan sosial.
Namun, tafsir weton merupakan bagian dari budaya dan kepercayaan tradisional.
Kondisi ekonomi dan keberhasilan seseorang dalam kehidupan nyata tetap dipengaruhi oleh usaha, keterampilan, kesempatan dan berbagai faktor lainnya.
Lantas, weton apa saja yang disebut masuk kategori Tibo Sri?
1. Senin Pon
Senin Pon menjadi salah satu weton yang disebut dalam kategori Tibo Sri.
Pemilik weton ini dalam tafsir Primbon Jawa digambarkan sebagai pribadi yang ramah dan mudah membangun hubungan dengan orang lain.
Kemampuan bersosialisasi tersebut dipercaya dapat membuka kesempatan dalam pekerjaan maupun usaha.
Jiwa kepemimpinan juga menjadi salah satu karakter yang kerap dilekatkan pada Senin Pon.
2. Selasa Kliwon
Selasa Kliwon dikaitkan dengan karakter yang memiliki wawasan luas dan kemampuan beradaptasi.
Dalam kepercayaan Primbon, pemilik weton ini juga disebut mempunyai insting yang baik ketika melihat peluang.
Karakter tersebut kemudian ditafsirkan dapat membantu dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan pekerjaan maupun usaha, termasuk ketika menghadapi perubahan keadaan.
3. Rabu Pahing
Berikutnya ada Rabu Pahing.
Weton ini dipercaya memiliki karakter mudah bergaul serta memiliki kepedulian terhadap orang lain. Pemili
knya juga disebut senang membantu dan mempunyai jaringan pertemanan yang luas.
Dalam tafsir Tibo Sri, relasi yang terbangun tersebut dipercaya dapat menjadi salah satu jalan datangnya kesempatan dan keberuntungan.
4. Rabu Wage
Rabu Wage juga masuk dalam daftar weton yang dipercaya memiliki peruntungan baik dalam urusan rezeki.
Karakter yang sering dikaitkan dengan weton ini antara lain jujur, bijaksana dan mampu mengatur keuangan.
Kemampuan mengelola pemasukan dan pengeluaran tersebut dalam tafsir Primbon dianggap dapat membantu menjaga kestabilan kehidupan ekonomi.
5. Kamis Pon
Kamis Pon digambarkan sebagai sosok yang tegas, berani dan memiliki pendirian.
Pemilik weton ini juga dipercaya menjunjung tinggi keadilan serta menjaga integritas ketika menjalankan sesuatu.
Dalam konteks Tibo Sri, sifat tersebut dipercaya membuat mereka lebih mudah mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari lingkungan sekitar.
6. Jumat Legi
Jumat Legi dikenal dengan karakter yang lembut dan memiliki empati terhadap orang lain.
Sifat gemar membantu membuat pemilik weton ini dipercaya mudah mendapatkan simpati dari lingkungan.
Dalam tafsir Primbon Jawa, hubungan baik dengan banyak orang tersebut dapat menjadi salah satu jalan terbukanya peluang dalam pekerjaan, bisnis maupun kehidupan sosial.
7. Sabtu Pon
Sabtu Pon disebut memiliki semangat kuat dalam mengejar tujuan.
Pemilik weton ini dipercaya tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan dan berani mengambil kesempatan yang muncul.
Namun, keberanian tersebut dalam tafsirnya tetap diiringi pertimbangan mengenai etika dan cara mencapai tujuan.
Karakter pekerja keras dan berani mengambil peluang inilah yang kemudian dikaitkan dengan potensi datangnya rezeki.
8. Minggu Wage
Weton terakhir dalam daftar ini adalah Minggu Wage.
Pemilik Minggu Wage dipercaya mempunyai karisma serta kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi yang baik.
Mereka juga disebut mudah menyesuaikan diri ketika berada di lingkungan baru.
Kemampuan membangun relasi tersebut dalam kepercayaan Primbon Jawa dianggap bisa menjadi salah satu pintu munculnya kesempatan baru, termasuk dalam pekerjaan dan usaha.
Tibo Sri Bukan Jaminan Kekayaan
Delapan weton tersebut dalam tradisi Primbon Jawa disebut memiliki kaitan dengan Tibo Sri, yang secara umum ditafsirkan sebagai keberuntungan dalam urusan rezeki dan kehidupan berkecukupan.
Meski demikian, prediksi berdasarkan weton sebaiknya dipahami sebagai bagian dari warisan budaya, bukan sebagai jaminan seseorang akan menjadi kaya atau sukses.
Kondisi kehidupan seseorang tetap dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari kerja keras, kemampuan mengelola keuangan, pendidikan, kesempatan, lingkungan hingga keputusan yang diambil sepanjang hidup.
Dengan demikian, daftar weton Tibo Sri dapat menjadi pengetahuan mengenai tradisi Jawa sekaligus bahan refleksi, tetapi bukan penentu mutlak masa depan seseorang. (*)
Editor : Abdul Rochim