JEPARA – Laga panas akan tersaji di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (13/9/2025) mendatang. Persijap Jepara bakal menantang Persis Solo dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026.
Pertemuan ini bukan sekadar duel biasa. Laskar Kalinyamat datang dengan misi besar: menghapus catatan buruk alias “raport merah” saat bertandang ke Solo.
Posisi Berbeda di Klasemen
Hingga pekan keempat, Persijap berada di peringkat ke-7 klasemen sementara dengan koleksi satu kemenangan, dua kali imbang, dan sekali kalah.
Sementara Persis masih tertahan di posisi ke-14 dengan catatan satu kemenangan, satu seri, dan dua kekalahan.
Secara posisi, Persijap lebih unggul. Namun sejarah pertemuan kedua tim menegaskan, laga melawan Persis di Manahan selalu berjalan ketat.
Raport Merah yang Jadi Motivasi
Catatan terakhir di Liga 2 (2021) masih membekas. Saat itu, Persijap ditahan imbang 1-1 di Jepara (5/10/2021), lalu dipaksa menyerah 5-2 saat tandang ke Manahan (9/11/2021).
Jika ditarik lebih jauh, kedua tim sudah pernah bertemu setidaknya lima kali.
Dari pertemuan itu, Persijap mampu menang tiga kali, sekali kalah, dan sekali imbang. Namun duel di Solo tetap jadi ujian berat bagi Laskar Kalinyamat.
Duel Pemain Kunci
Persis kini bertumpu pada kekuatan baru. Ada Kodai Tanaka, striker Jepang yang pernah jadi pemain terbaik Singapore Premier League sekaligus top skor kedua SPL.
Lalu Moussa Sidibé, motor serangan Persis musim lalu dengan kontribusi gol dan assist yang mengkilap.
Namun Persijap juga datang dengan modal amunisi. Rosalvo dan Charlos Franca siap menggedor pertahanan lawan, sementara Mike Sudi Abdallah dipastikan bisa tampil meski sedang dalam panggilan Timnas Burundi.
Optimisme dari Mário Lemos
Pelatih Persijap, Mário Licinio Guerreiro Lemos, tak mau timnya gentar menghadapi tekanan di kandang lawan. Menurutnya, waktu dua pekan persiapan sudah cukup untuk menata strategi.
“Kami akan menemukan keseimbangan, menciptakan banyak peluang, gol, dan lawan tidak bisa menjebol,” tegas Mário usai laga melawan Arema FC, Sabtu (30/8) lalu.
Duel Gengsi Penuh Tekanan
Dengan dukungan suporter fanatik Persis, laga ini diprediksi berjalan keras dan penuh gengsi.
Namun Persijap bertekad pulang dengan poin, sekaligus menepis anggapan bahwa mereka selalu kesulitan saat bermain di Manahan.
Apakah Laskar Kalinyamat mampu menghapus “raport merah” dan membuat kejutan di kandang Laskar Sambernyawa? Jawabannya akan ditentukan di laga Sabtu mendatang.(fik/ade)
Editor : Alfian Dani