JEPARA, RADARPATI.ID - Dara asal Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Jepara ini sejatinya baru menekuni dongeng ketika duduk di bangku perkuliahan.
Tepatnya sekitar 2 tahun lalu. Namun, ia jutsru baru saja meraih juara mendongeng tingkat nasional dalam lomba Edutechnofest yang diselenggarakan kampusnya, Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara.
Baginya, mendongen itu memang jadi sebuah tuntutan.
Karena ia kuliah di jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), maka teknik mendongeng hingga berdrama turut diajarak di sana.
”Jadi di sana mengajarkan banyak hal tentang media untuk anak,” ungkap Endang.
Ia mengakui, tidak memiliki alasan khusus dalam menekuni dunia dongeng ini.
Namun, bagi dara kelahiran Jepara, 22 Mei 2005 itu, mendongeng itu penting dalam mendekatkan diri dengan anak-anak.
Di sisi lain, ia memang suka bercerita dan membuat kreasi yang menarik perhatian anak kecil.
Itu pun terbukti berjalan ketika ia praktekan di rumahnya.
”Karena dirumah banyak ponakan, jadi terkadang kalo bercerita suka terbawa suasana dengan bahasa anak,” kelakarnya.
Di sela aktivitasnya berkuliah dan membantu orang tuanya berjualan tenun Troso, ia pun bertekad untuk mendalami dunia dongeng tersebut.
”Saya memang kalau bercerita dengan teman, suara suka dibuat-buat. Cuma belum sebagus sesuai karakter, tetapi masih ingin belajar mengenai suara-suara yang berbeda. Ibu, bapak, anak,” tandas Endang. (rom/amr)
Editor : Syaiful Amri