Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Catat Baik-Baik! Ini Sebabnya, Stadion GBK Jepara Tak Bisa Langsung Digunakan

M. Khoirul Anwar • Selasa, 24 Desember 2024 | 00:13 WIB
TUNGGU WAKTU: Pekerja merapikan rumput lapangan Stadion GBK Jepara setelah rampung direnovasi beberapa waktu lalu.
TUNGGU WAKTU: Pekerja merapikan rumput lapangan Stadion GBK Jepara setelah rampung direnovasi beberapa waktu lalu.

JEPARA, RADARPATI.ID — Renovasi Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara telah rampung pada Jumat (20/12) lalu.

Meski pengerjaan renovasi tersebut telah rampung, stadion tersebut tak serta merta bisa langsung dipakai. Pasalnya, ada beberapa tahapan yang perlu dilalui.

Salah satunya adalah serah terima operasional. Di sisi lain, juga menunggu kesiapan rumput lapangan.

Itu diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara Ary Bachtiar melalui Subkor Pembangunan dan Pemeliharaan Sarana Prasarana Umum Atho`illah.

Ia mengakui manajemen Persijap sebelumnya sudah mengajukan permohonan untuk bisa memanfaatkan Stadion GBK Jepara dalam melakoni laga sisa Liga 2 musim 2024/2025. Namun oleh Kementerian sendiri belum bisa memberikan jawaban pasti.

”Belum ada jawaban dari Kementerian atau BBPW. Nanti akan dikonsultasikan ke Pusat. Karena menunggu kesiapan rumputnya juga,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, terkait kondisi rumput lapangan Stadion GBK Jepara saat ini sebenarnya sudah tumbuh dengan baik.

Namun masih ada beberapa titik yang masih perlu penanganan.

”Karena kan eman-eman. Kalau rumputnya belum bisa full, tapi dibuat pertandingan. Nanti kalau rusak akan mulai dari awal lagi kan butuh waktu yang lama,” imbuh Atho`illah.

Di sisi lain, ia menjelaskan saat ini tahapannya setelah renovasi itu rampung, baru penyerahan pekerjaan dari kontraktor kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Dalam hal ini adalah Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah. Pihaknya masih menanti penyerahan selanjutnya untuk Pemkab Jepara.

Dalam penyerahan asset tersebut, menurut Atho` nantinya tak serta merta diserahkan sepenuhnya dari Pusat kepada Pemkab.

Namun dimulai dengan serah terima tahap pertama dahulu, yaitu menyerahkan operasionalnya saja kepada Pemkab Jepara.

”Boleh dipakai dengan sesuai MoU antara Pemkab dan Kementerian seperti apa pengelolaannya,” jelas Atho`.

Baru setelah setahun, asset stadion diserahkan sepenuhnya pada Pemkab Jepara. Saat itu pengelolan dan pemeliharaannya jadi tanggung jawab Pemkab Jepara sepenuhnya. (rom/war)

Editor : Abdul Rochim
#gbk jepara #stadion gbk #persijap