Blora Entertainment Feature Grobogan Jateng Jepara Khazanah Kudus Kuliner Life Style Muria Raya Nasional Olahraga Pati Pendidikan Rembang Sepakbola Wisata

Kunjungan Wisatawan Karimunjawa Jepara Bergantung pada Cuaca, Begini Kondisi Terkini

Fikri Thoharudin • Rabu, 11 Desember 2024 | 15:27 WIB
BTN KARIMUNJAWA UNTUK RADAR KUDUS ASRI: Gapura penyambut di tempat konservasi penyu Taman Nasional Karimunjawa.
BTN KARIMUNJAWA UNTUK RADAR KUDUS ASRI: Gapura penyambut di tempat konservasi penyu Taman Nasional Karimunjawa.

JEPARA, Radar Pati - Kunjungan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara ke Karimunjawa relatif menunjukkan tren positif.

Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa Widyastuti menyebutkan bahwa setidaknya tren peningkatan terlihat sejak bulan Mei signifikan.

Dijelaskan pada Januari jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara hanya 1150.

Kemudian Februari 1390, Maret 1033, April 64, Mei 4224, Juni 5626. Kemudian Juli 5962, Agustus 7402, September 5592, serta Oktober 5883.

BTN Karimunjawa sendiri telah menetapkan pilihan wisata di kawasan Taman Nasional Karimunjawa mencakup Pelabuhan Karimunjawa, Pelabuhan Legon Bajak di Kemujan, Trekking Mangrove di Kemujan, serta tempat penetasan penyu semi alami di Karimunjawa, dan sebagainya.

"Naik drastis sejak Mei. Wisatawan dari mancanegara rata-rata berada di angka 700-2000 setiap bulannya. Sementara wisatawan dari nusantara berkisar 3000-5000 pengunjung," ujarnya kemarin.

Kendati demikian, kunjungan wisatawan ke Karimunjawa bergantung pada kondisi cuaca.

Apalagi memasuki bulan Desember ini kondisi ombak cenderung ganas. Faktor cuaca tersebut mempengaruhi keberangkatan kapal.

"Kalau tidak ada kapal yang menyeberang berarti tidak ada wisatawan yang berkunjung," singkatnya.

Menanggapi terkait dengan prakiraan cuaca buruk dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pihaknya selalu memantau yang ada.

Sebagaimana informasi dari Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara bahwa layanan penyeberangan Jepara-Karimunjawa ataupun sebaliknya, sepanjang ini masih dibuka sebagaimana jadwal reguler seperti biasa.

Namun setidaknya tiga hari yang lalu terdapat kapal tidak diberangkatkan lantaran ombak tinggi.

"Keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama, apabila sudah semakin memburuk cuacanya, tidak menutup kemungkinan kawasan akan ditutup untuk aktivitas wisata," pungkasnya.(fik)

Editor : Abdul Rochim
#jepara #Taman Nasional Karimunjawa #cuaca #karimunjawa #Pelabuhan Legon Bajak #wisata