JEPARA, RADARPATI.ID — Setelah memastikan diri bakal buat poros sendiri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jepara mendatang, Ketua DPC PKB Jepara Nuruddin Amin mulai mensosialisasikan diri ke masyarakat.
Salah satunya itu dengan menggelar kegiatan Gus Nung Mendengar. Dimulai kemarin malam (30/7) di salah satu warung kopi di Potroyudan, Kota Jepara, itu adalah wadahnya untuk menyerap aspirasi masyarakat dari warung kopi.
Menurutnya, alasannya memilih warung kopi sebagai lokasi untuk menyerap aspirasi itu karena saat ini warung kopi itu relevan untuk berbagai kalangan. Mulai dari kalangan muda, hingga tua.
”Masyarakat dari berbagai elemen, itu banyak yang mampir di warung kopi. Seban itu, kami mencoba buat Warung Kopi Bolone Guse,” terang sosok yang akrab disapa Gus Nung tersebut.
Di malam tersebut, ia hadir dengan didampingi istrinya, Hindun Anisah. Ada banyak persoalan masyarakat yang diserap Gus Nung saat itu. Salah satu yang paling disoroti adalah persoalan infrastuktur jalan di Jepara.
”Ini kami memang ingin serap aspirasi dari masyarakat secara langsung. Untuk dirumuskan dalam visi dan misi dan program Bupati Jepara ke depan. Jadi memang ini kami ingin mendengar langsung dari masyarakat,” tegas Gus Nung.
Ia mengakui, untuk menyerap beragam aspirasi itu tak bisa dilakukan satu persatu. Oleh sebab itu, ia kumpulkan masyarakat itu di titik-titik warung kopi yang ditunjuk untuk selanjutnya didengar bersama aspirasi yang datang dari beragam kalangan.
Gus Nung mengaku, ia membuat kegiatan serupa itu di sekitar 1.000 warung kopi di Kabupaten Jepara. Itu tersebar di seluruh desa dan keluarahan yang ada di Jepara.
”Itu kami ketemu dengan warga masyarakat, kami dengar langsung dengan tajuk Gus Nung Mendengar, jadi kami bisa tahu langsung apa harapan mereka, dan apa yang ingin mereka sampaikan,” tandas sosok yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jepara itu.
Diketaui, sebelumnya diberitakan langkah politik PKB dalam Pilkada Jepara mendatang bakal membuat poros sendiri.
PKB Jepara sejatinya sempat diajak berkomunikasi dengan jajaran partai lain di tingkat daerah. Itu berkaitan dengan koalisi besar di Pilkada 2024. Tapi PKB tidak tergoda. (rom/war)
Editor : Alfian Dani